Air India membuka rute baru dari New Delhi ke Tel Aviv dan akan mulai beroperasi pada 22 Maret nanti

DRADIOQU.COM - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, maskapai internasional diperbolehkan melewati wilayah udara Arab Saudi dalam penerbangan menuju Israel.
Air India membuka rute baru dari New Delhi ke Tel Aviv dan akan mulai beroperasi pada 22 Maret nanti. Maskapai tersebut telah mendapat izin untuk melewati wilayah udara Arab Saudi.
Israel dan Arab Saudi tidak pernah menjalin hubungan diplomatik resmi dan interaksi antar dua pemerintahan itu dilakukan lewat saluran rahasia.
Namun dalam beberapa bulan terakhir mulai terlihat adanya sikap kooperatif antar dua negara, di saat mereka menghadapi musuh yang sama, yaitu Iran.
Izin yang diberikan kepada Air India untuk terbang melintasi Arab Saudi dinilai sebagi sebuah terobosan besar karena bisa memangkas waktu tempuh selama berjam-jam antara India dan Israel.
Namun keputusan itu membuat kesal maskapai nasional Israel, El Al, yang tetap harus terbang memutari semenanjung Arab menuju India.
Rute Tel Aviv-Mumbai milik El Al butuh waktu delapan jam. Sebagai perbandingan, rute Delhi-Tel Aviv milik Air India hanya tujuh jam padahal jaraknya lebih jauh kalau ditarik garis lurus.
Rute baru Air India ini akan beroperasi tiga kali dalam sepekan.
El Al menuduh otoritas Arab Saudi bertindak diskriminatif, dalam surat yang ditujukan kepada Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (International Civil Aviation Organization/ICAO) pekan ini.
"Air India akan mendapat keunggulan signifikan secara tidak adil atas El Al terkait penerbangan antara Israel dan India," tulis CEO El Al, Gonen Usishkin. Dia meminta bantuan ICAO agar Arab Saudi juga memberi izin serupa kepada El Al.
Belakangan ini kerjasama Israel dan India makin meningkat setelah Presiden India Narendra Modi berkunjung dan dibalas oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
TAG