Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9+

DRADIOQU.COM - Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9+ akan memulai penjualan perdana di Indonesia pada 16 Maret 2018. Kedua perangkat ini memperkenalkan konsep baru kamera pada smartphone dengan berbagi fitur unik. Salah satunya adalah teknologi dual aperture yang bisa beradaptasi di berbagai kondisi cahaya saat memotret.
IT & Mobile Marketing Director Samsung Electronics Indonesia, Jo Semidang dalam peluncuran Galaxy S9 dan S9+ di Jakarta, Jumat (9/3) mengungkapkan, teknologi yang diusung kedua smartphone flagshipini dibuat menyerupai iris mata manusia yang mengembang dan mengerut. Teknologi dual aperture Samsung (f/1.5 dan f/2.4) secara otomatis menangkap cahaya lebih saat lokasi pengambilan foto minim cahaya, atau bahkan terlalu terang, sehingga pengguna dapat mengambil gambar apik dan jernih di mana saja dan kapan saja.
"Kamera pada Galaxy S9 dan S9+ mampu mengambil foto pada kondisi cahaya yang berbeda-beda. Seperti halnya mata manusia yang bisa beradaptasi dengan cepat sesuai dengan situasi dan kondisi pencahayaan," kata Jo Semidang.
Ketika lokasi foto sedang minim cahaya, Jo menerangkan kamera di Galaxy S9 dan S9+ akan secara otomatis menggunakan aperture f/1.5, sehingga hasil foto akan tetap jernih. Penggunaan aperture f/1.5 juga merupakan yang pertama dalam sebuah smartphone. Sebaliknya, ketika kondisi cahaya normal atau terang, lensa akan langsung menyesuaikan ke f/2.4.
Untuk Galaxy S9 memiliki satu kamera utama 12MP dan kamera depan 8MP (f/1.7), sementara Galaxy S9+ dibekali kamera ganda 12MP dengan lensa telephoto dan wide-angle. Kamera depannya juga memiliki resolusi 8MP (f/1.7).
Dalam daftar terbaru mengenai smartphone dengan fitur kamera terbaik versi DxOMark, Samsung Galaxy S9+ juga berhasil menempati posisi nomor satu dengan poin 99. Untuk hasil uji foto, skor yang didapatkan Galaxy S9+ adalah 104 poin, nilai tertinggi dari hasil uji foto hingga saat ini. Sementara uji video mendapatkan skor 91 poin. Sedikit lebih rendah, namun tetap berada di antara yang terbaik.
TAG