INDONESIA PRISON ART FESTIVAL 2018,MERAH PUTIH NARAPIDANA.

         


DRADIOQU.COM -Direktorat Jendral Pemasyarakatan(Ditjen PAS) untuk pertama kalinya akan menyelenggarakan Indonesian Prison Art Festival 2018(IPAFest 2018) pada senin_selasa tanggal 23-24 April 2018.

IPA Fest 2018 merupakan festival seni narapidana yang pertama kalinya di dunia dan akan diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki(TIM),Cikini Jakarta pusat.                

 Bhineka Tunggal Ika,tema penyelenggaraan IPAFest 2018 ini merupakan hasil pembinaan kepribadian kemandirian dengan balutan seni budaya yang akan disuguhkan oleh narapidana dari seluruh Nusantara.      

Kami berharap penyelenggaraan IPAfest 2018 dapat memberikan motivasi bagi warga binaan pemasyarakatan(WBP) agar terpacu menjadi lebih baik dan dapat mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program pembinaan WBP;ujar PLT.

Direktur Jendral Pemasyarakatan,Marjoeki.Persiapan dan kurasi melalui telefon Teleconference telah kami laksanakan dengan melibatkan tim kreatif dari Institut Kesenian Jakarta.Acara ini terinspirasi dari sendratari kolosal"merangkai Asa" yang ditampilkan pada peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan tahun lalu,"tutur Sekretaris Direktorat Jendral Pemasyarakatan,Sri Puguh Budi Utami.

[06:03, 4/13/2018] Ine: Utami mengatakan selain pertunjukan seni,penyelenggara IPAfest 2018 juga akan diramaikan dengan pameran karya kriya(NAPICRAFT),pameran seni rupa murni dan DKV,pameran arsip dan foto sejarah pemasyarakatan,pemutaran film,pameran fotografi,talk show dan festival kuliner.Direncanakan budayawan Emha Ainun Najib dan sejarawan Hilmar Farid akan menjadi pembicara dalam talk show"Kami Berkarya Maka Kami Ada",yang dimoderatori oleh Cak lontong.(ine)
TAG