Lima Terdakwa Dihadirkan Dalam Sidang Perdana





Dradioqu.com -  Lima terdakwa dalam kasus pengoplosan gas elpiji 3 kilogram yang bersubsidi. Mulai menjalani sidang perdana di Pengadilan Negri Tangerang Kota. ( 25 April 2018 )

Dalam sidang Jaksa Penuntut Umum (JPU) hanya membacakan tuntutan terdakwa, dan nanti pembacan akan di lanjutan senin mendatang. Dikarenakan berkas belum lengkap oleh kuasa hukum terdakwa. 

Terdakwa dikenakan pasal berlapis Undang-Undang Migas Pasal 22 karena tidak mempunyai izin, Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 huruf b dan c UU RI No.8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan atau Pasal 31 Jo Pasal 32 ayat (2) UU RI No.2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun kurungan penjara atau pidana denda paling banyak Rp 200 miliar.

Ricky Kinarta selaku kuasa hukum terdakwa, sungguh menyangkan atas bacaan JPU terkait pasal berlapis yang disanggahkan kepada clien tersebut. Hingga membuat  proses hukum tak objektif secara optimal.

" Atas dakwaan ini kami akan mengajukan eksebsi, yang telah dijadwalkan pada hari senin tanggal 30 April 2018," paparnya

" Selanjutnya untuk eksebsi nanti akan ditanggapi oleh jaksa cukup atau tidak nanti kita lihat hari senin, dan saat ini eksebsinya sedang kami siapkan," ungkapnya


" Bentuk eksebsinya banyak sekali seperti kejangalan yang kami lihat diantaranya pasal yang ditambahkan. Dengan undang-undangnya jauh berbeda pada saat pasal yang di tentukan oleh penyidikan kepolisian," ujarnya

" Belum lagi banyak pelanggaran penyidik juga, diantara lain hari sidang tidak diberitahukan kepada kuasa hukumnya," tutupnya (RDH) 
TAG