AKSI MAHASISWA UNIVERSITAS BUNG KARNO"MENGUTUK KERAS TERORISME & RADIKALISME".


DRADIOQU.COM - Terorisme di Indonesia bagaikan sel tidur menggeliat yang setiap waktu dapat mengancam keharmonisan Kebhinekaan Tunggal Ika yang terdiri dari banyak suku,Agama Ras dan antar golongan(SARA).Indonesia merupakan tujuan utama jaringan teroris Internasional,yang tergabung dalam ISIS disuruh dan ISIS dimarawi Filipina.Teroris di Indonesia adalah satu kesatuan Teroris Internasional yang terlatih untuk melakukan terornya .

Mereka adalah sumber masalah yang utama,yang memprovokasi perang di kawasan-kawasan damai di dunia seperti Indonesia.Anggota Badan Nasional Penanggulangan Terorisme(BNPT)yang juga mantan teroris Ali Imron mengatakan"Sel tidur ISIS dan calon milisi ISIS,jumlahnya 1000 kali dengan ISIS di Merawi Filipina selatan,jumlahnya  yang cukup untuk menjadikan Indonesia sebagai suriah kedua jika kita lengah.

Sel tidur ini adalah orang yang rajin propaganda pemerintah kafir,kepolisian biadab,teriak Bom dan teroris itu rekayasa pemerintah,mengajak berperang dengan pemerintah karena tujuan utamanya adalah kekuasaan yang memecah belah bangsa dan memudarkan rasa Nasionalisme.Kejadian teror di kota Surabaya dan Mako Brimob Depok merupakan bukti bahwa teroris adalah duri dalam daging sebagai ancaman nyata kedaulatan Negara.        

Dalam satu Minggu aksi teroris sudah menghilangkan 15 nyawa manusia tidak berdosa ini merupakan Kejahatan luarbiasa yang tidak sesuai dengan perikemanusiaan serta melanggar Pancasila dan UUD 1945.Maka dari itu sebagai Mahasiswa Universitas Bung Karno mengutuk Keras semua bentuk kekerasan teroris diTanah Air Indonesia dan mendesak pemerintahan dan warga negara agar meningkatkan kewaspadaan serta menguatkan Pertahanan Negara untuk melawan Teroris dan Radikalisme.(Ine)
TAG