FORUM KOMUNIKASI AKTIVIS(FOKAS) AKSI DAMAI DI DPP PKS.


                 
DRADIOQU.COM - Beberapa element masyarakat terlibat dalam Aksi Damai di DPP PKS jalan TB.Simatupang no.82 Jakarta Selatan,pukul 12.30wib,Senin (14/5/2018),yang tergabung dalam Forum Komunikasi Aktivis(FOKAS).       

Tuntutan FOKAS sebagai berikut ;.           

Mendesak dan mengajak seluruh rakyat untuk menolak politik bertopeng agama dan paham Radikalisme,PKS yang memicu lahirnya kejahatan terorisme.  
                  
 Pecat kader kader PKS yang menganggap kasus Terorisme adalah rekayasa 

Mendesak PKS agar segera menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas sikap PKS yang bungkam pada segala bentuk kejahatan teroris. 
             
Mendesak Presiden PKS Sohibul Iman dan Mardani Ali Sera Mundur dari jabatan sebagai alat penghasut dan pemecah belah kehidupan umat beragama. 
                 
Mendesak Polri,BIN,Pemerintah dan seluruh elemen rakyat untuk melakukan pengawasan ketat pada seluruh kantor PKS di seluruh Indonesia,guna memantau dugaan keterlibatan PKS dalam aksi radikalisme dan Teroris.      
                  
Kordinator Aksi ini M.Amin Malawat dan Yohanes Chia Sikap tegas FOKAS terhadap Aksi Terorisme yang merusak keharmonisan Republik Indonesia.                

Melihat berkembangnya  aksi brutal terorisme yang terjadi 8 Mei kemaren dimako brimob,hari Minggu tanggal 13 Mei terjadi lagi pengeboman 3 gereja di kota Surabaya.

Aksi brutal para teroris membuat keresahan masyarakat sekitarnya dan terkesan polisi lambat menanganin Teroris.Disisi lain polisi belum memiliki payung hukum yang memadai untuk mengambil tindakan tegas terhadap aksi terorisme karena UU nomor 15 tahun 2003 tentang pemberantasan Tindak Pidana Terorisme belum memadai sehingga polisi senantiasa berhitung terhadap Hak Azasi Manusia(HAM).            

Mengapa Partai PKS tidak bereaksi,bahkan tidak sedikit kader mereka diMedsos menyampaikan bahwa aksi terorisme dimako brimob merupakan rekayasa pemerintah.Menyikapi hal ini pada hari 

Minggu tanggal 13 Mei 2018 dari pukul 17.00 sampai pukul 23.00 Wib berkumpul berbagai lapisan elemen masyarakat di Resto Bekantan Green Terace TMII,Cipayung Jakarta timur.Elemen masyarakat terdiri dari Aktivis Lintas Generasi,bersama Silent Majority yang hadir dalam pertemuan tersebut merasa geram dan menyambut seruan Presiden RI Joko Widodo untuk;.             

1.Turut bersama pemerintah memerangi setiap aksi terorisme yang berusaha merongrong kedaulatan NKRI.          

2.Mendukung Statemen Kapolri agar DPR RI segera mensahkan Revisi UU no.15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme sebagai landasan bagi Polri untuk dapat bertindak lebih tegas.                            
3.Mendorong segera dibubarkannya partai pendukung terorisme di Indonesia serta juga ormas Radikalisme oleh pemerintah RI dalam waktu yang sesingkat singkatnya.(Ine)
TAG