Keajaiban jilid kedua gagal tercipta di Stadion Olimpico, markas AS Roma

DRADIOQU.COM - Keajaiban jilid kedua gagal tercipta di Stadion Olimpico, markas AS Roma. Tuan rumah Roma tak kuasa membendung langkah Liverpool ke final Liga Champions meski menang 4-2 i leg kedua semifinal, Kamis (3/5) dini hari WIB.
Hasil itu membuat Liverpool lolos ke final menghadapi Real Madrid dengan kemenangan agregat 7-6.
Liverpool yang mengantongi modal kemenangan 5-2 di leg pertama, tampil dengan kekuatan terbaiknya.
Langkah Liverpool ke final kian mulus setelah membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan sembilan menit lewat gol Sadio Mane. Namun Roma menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol bunuh diri James Milner di menit ke-15. Berawal saat Dejan Lovren yang bermaksud menghalau bola namun membentur Milner. Bola liar bersarang di gawang Liverpool.
Pada menit ke-25, Liverpool kembali unggul. Salah antisipasi bola udara membuat Georginio Wijnaldum dengan mudah menanduk bola, masuk ke gawang Roma. Skor 2-1 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, Roma yang sepertinya belum menyerah berusaha bermain lepas. Hasilnya datang pada menit ke-52, Edin Dzeko menyamakan skor menjadi 2-2 setelah menyambar tembakan Stephan El Shaarawy yang sempat ditepis Loris Karius.
Roma terus mengurung pertahanan Liverpool yang tidak bisa berbuat banyak. Pertandingan menjadi semakin menarik di 10 menit terakhir. Dzeko kembali mengancam gawang Liverpool pada menit ke-81, tapi tembakannya tak mengarah ke sasaran.
Menyadari pertahanan timnya terus mendapat banyak ancaman, pelatih Juergen Klopp melakukan pergantian pemain. Ragnar Klavan dimasukkan menggantikan Mane.
Radja Nainggolan berhasil membawa Roma unggul menjadi 3-2 lewat gol tendangan keras dari luar kotak penalti di menit 86. Drama terjadi ketika memasuki tiga menit tambahan waktu, Roma mendapat penalti setelah Klavan dianggap handsball.
Dzeko sukses menjalankan eksekusi untuk menjadikan agregat menjadi 7-6. Namun Sayang, tapi tak ada lagi waktu yang tersisa bagi Roma untuk menyamakan agregat dan harus tersisih.

TAG