Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate mendukung langkah Presiden Joko Widodo yang merestui pengaktifan kembali Komando Operasi Khusus Gabungan

DRADIOQU.COM - Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate mendukung langkah Presiden Joko Widodo yang merestui pengaktifan kembali Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopsusgab). Koopsusgab nantinya akan menopang Polri dalam memberantas aksi terorisme.
"Kami mendukung kebijakan Jokowi tersebut untuk memberantas terorisme," ujar Johnny di Jakarta, Rabu (16/5).
Menurut Johnny, komando operasi khusus gabungan TNI lintas matra sangat diperlukan dalam pencegahan dan pemberantasn tindak pidana terorisme dan membantu Polri dalam memberantas terorisme.
"Itu menjadi kewenangan Presiden dan untuk kebutuhan koordinasi dengan Polri yang lebih mudah dalam pencegahan dan pemberantasan. Apalagi persoalan terorisme sudah sangat rumit dan menjadi ancaman nyata," tandas dia.
Lebih lanjut, Johnny mengatakan langkah Jokowi merestui Koopsusgab sesuai dengan butir 5 Sikap Politik Partai Nasdem terkait Aksi Terorisme dan Radikalisme yang dibacakan pada saat Apel Siaga Nasdem Senin (14/5) lalu.
Butir kelima tersebut menyatakan Partai Nasdem mendukung Presiden Joko Widodo mengambil kebijakan strategis restrukturisasi yang fundamental terkait aksi terorisme yang dapat dilakukan secara efektif, untuk menjaga kehidupan berbangsa.
"Jadi, apa yang direstui Jokowi sudah sesuai dengan sikap politik Nasdem dan kita dukung itu," tegas dia.
Senada dengan itu, Politisi Partai Nasdem Jacki Uly menilai keputusan Jokowi yang pasti sudah dipikirkan secara seksama. Apalagi, kata Jacki, dilihat dari kemampuan kekuatan Polri yang terbatas karena tersedot habis untuk pengamanan pilkada dan Asian Games yang akan datang.
"Yang perlu diatur secara baik adalah hubungan tata cara kerja di lapangan," tutur dia.
Jacki juga menilai operasi seperti ini bukan saja untuk penindakan, namun juga harus membongkar jaringan teroris yang ada.
"Memang dukungan payung hukum perlu karena di situ mengatur tentang ketegasan yang perlu dalam menindak teroris. Sekarang Presiden sudah merestui pengaktifan koopsusgab, tentunya perlu dilaksanakan dengan fungsi membantu Polri di dalam menghadapi teroris," pungkas dia.
Sebelumnya, Kepala Staf Presiden, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mengatakan bahwa Presiden Jokowi sudah merestui untuk menghidupkan lagi Koopsusgab.
“Komando Operasi Khusus Gabungan TNI sudah direstui oleh Pak Presiden. Diresmikan kembali oleh Panglima TNI (Marsekal Hadi Tjahjanto),” kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/5).
Koopsusgab dibentuk ketika Moeldoko menjadi panglima TNI pada Juni 2015. Namun kemudian Koopsusgab dibekukan. Untuk diketahui, Koopsusgab terdiri atas gabungan anggota TNI dari seluruh satuan elite matra darat, laut dan udara.

TAG