Legenda Argentina, Diego Maradona, mengatakan Inggris melakukan perampokan monumental dalam kemenangan atas Kolombia di babak 16 besar

DRADIOQU.COM – Legenda Argentina, Diego Maradona, mengatakan Inggris melakukan perampokan monumental dalam kemenangan atas Kolombia di babak 16 besar Piala Dunia. Maradona juga menuding wasit Mark Geiger tidak bersikap adil.
Menurut Maradona, wasit asal Amerika itu seharusnya menghukum Harry Kane daripada memberikan penalti karena pelanggaran oleh Carlos Sanchez.
“Hari ini saya melihat perampokan monumental di lapangan, kesalahan fatal bagi seluruh negara,” katanya tentang insiden yang membuat Inggris unggul 1-0 di babak kedua.
“Inilah seorang pria yang memutuskan, seorang wasit yang jika Anda Google dia, tidak boleh memimpin pertandingan sebesar ini,” lanjutnya.
Maradona sendiri kemudian secara liar sempat merayakan gol penyeimbang Kolombia. Namun kemudian, dia kecewa lantaran Inggris memenangkan adu penalti.
Mantan pemenang Piala Dunia yang selalu kontroversial itu juga menyalahkan keputusan Pierluigi Collina, ketua komite wasit FIFA yang menunjuk Geiger.
“Saya hanya minta maaf untuk seluruh rakyat Kolombia. Saya merayakan gol Kolombia seolah-olah saya sendiri yang mencetaknya.”
TAG