LETKOL LAUT (P) ALI SETIANDY JABAT KOMANDAN KRI BANDA ACEH 593

DRADIOQU.COM - Komandan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta Kolonel Laut (P) Bambang Trijantomemimpin langsung upacara  pengukuhan Letkol Laut (P) Ali Setiandy, M. Tr (Hanla), M.Tr (Han) sebagai Komandan KRI Banda Aceh-593 di Geladak Heli KRI Banda Aceh-593, Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (9/7).

Komandan KRI Banda Aceh-593 yang baru, Letkol Laut (P) Ali Setiandy, M.Tr (Hanla), M.Tr (Han) adalah perwira lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 45 tahun 1999, yang sebelumnya menjabat sebagai Pabandya Binkorps Sopsal.

Sejumlah jabatan dikapal perang telah dilalui pamen dengan keahlian tiga bahasa Inggris, Jerman dan Arab. Dari Komandan KRI Mentawai 959 tahun 2012 hingga KRI Imam Bonjol 383 tahun 2015 yang merupakan kapal satuan eskorta Komando Armada RI I.

Sedangkan pendidikan militer yang telah diselesaikannya setelah lulus Akademi Angkatan Laut tahun 1999, diantaranya Dikspespa Artileri tahun 2005, Kursus peperangan ranjau tahun 2008, Diklapa Komando Umum tahun 2009 dan Dikreg Seskoal tahun 2015.  

Dan ini merupakan sesuatu yang jarang terjadi, seorang Komandan yang berasal dari Nanggroe Aceh Darussalam memimpin kapal perang yang bernama KRI Banda Aceh 593.

Komandan Satlinlamil Jakarta Kolonel Laut (P) Bambang Trijanto mengatakan, jabatan Komandan KRI merupakan jabatan yang sangat strategis dengan memiliki kewenangan serta power yang sangat luas. Oleh karena itu, kepercayaan yang diberikan untuk menjadi Komandan KRI, jangan disalah-gunakan untuk kepentingan pribadi.

Lebih lanjut, Dansatlinlamil Jakarta juga menekankan pentingnya wawasan kepemimpinan saat ini yang sangat diperlukan, terlebih lagi di masa yang akan datang.

“Khusus bagi seorang Komandan harus mengetahui, menguasai, dan memahami kondisi peralatan dan kondisi seluruh anak buahnya dengan segala permasalahan yang ada pada diri mereka. Hendaknya seorang komandan dapat dijadikan sebagai guru, bapak juga sekaligus atasan. Oleh karena itu bersikaplah dewasa, arif, dan bijaksana,” ujarnya.

KRI Banda Aceh-593 adalah buatan PT PAL yang diluncurkan pada tahun 2010. Kapal tersebut diproduksi untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai poros Maritim Dunia.

Kapal perang ini dibangun dengan menggunakan konstruksi lambung ganda (double bottom), untuk memudahkan manuver, dan dilengkapi Bow Thruster yang berfungsi memecah gelombang.

KRI Banda Aceh-593 digunakan untuk menunjang tugas dan operasi Komando Lintas Laut Militer di antaranya untuk Landing Craft Carrier, pendaratan pasukan, operasi amfibi, tank carrier, Combat Vehicle 22 unit, Tactical Vehicle 13 unit, total embarkasi 507 personel. Selain itu, operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana, serta mampu berlayar selama 30 hari secara terus-menerus .

KRI Banda Aceh-593 telah teruji, mulai dari kecepatan kapal, stabilitas kapal dan kemampuan berlayar. Hasil uji coba cukup memuaskan. Pada saat uji coba dilakukan kecepatan kapal mencapai 15,2 Knots, padahal dalam kontak ditetapkan 15,0 Knots.. (Dispen Kolinlamil)

TAG