Satpol Pemerintah Kota Bengkulu, mendatangi sejumlah organisasi perangkat kerja

DRADIOQU.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Pemerintah Kota Bengkulu, mendatangi sejumlah organisasi perangkat kerja (OPD) di jajaran pemkot setempat untuk menyosialisasikan Perda No 3 Tahun 2015 tentang pelarangan merokok di areal perkantoran pemkot setempat.
"Sekarang kita sedang menyosialisasikan Perda Larangan Merokok bagi ASN (Aparatur Sipil Negara) di areal perkantoran Pemkot Bengkulu. Sosialisasi ini terkait akan diberlakukan Perda larangan merokok bagi ANS di arena perkantoran Pemkot Bengkulu, dalam waktu dekat," kata Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Mitrul Ajemi, di Bengkulu, Sabtu (4/8).
Ia mengatakan, jika Perda pelarangan merokok diberlakukan maka bila ada ASN yang tertangkap tangan tengah merokok akan diberikan sanksi berupa denda sebesar Rp 50 juta. Dengan adanya sosialisasi tersebut, tidak ada alasan lagi untuk mengelak bahwa tidak tahu akan adanya perda tersebut.
"Jadi, sebelum Perda No 3 Tahun 2015, kita berlakukan efektif perlu dilakukan sosialisasi ke semua OPD yang berada di kompleks Pemkot Bengkulu, sehingga ASN yang tertangkap tangan merokok di areal perkantoran tidak bisa mengelak lagi bila dikenakan denda," ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, jika menemukan ada oknum ASN merokok di arena perkantoran Pemkot Bengkulu, langsung diberikan teguran agar tidak melakukan hal yang sama di kemudian hari.
"Ini semua kita lakukan agar komplek perkantoran Pemkot Bengkulu, bebas dari asap rokok. Kita tidak mau lagi melihat ada oknum ASN merokok di ruang kerja dan areal perkantoran Pemkot Bengkulu," ujarnya.
Dalam melaksanakan Perda tersebut, katanya Satpol PP akan tegas tanpa terkecuali terhadap siapa saja yang terbukti melanggar 

TAG