DRadioQu.com, PESAWARAN — Majelis Al Hikmah Khobakan 4 menggelar kegiatan keagamaan sekaligus sosial yang menyatukan peringatan Haul ke-3 Tuan Syekh Abdul Qadir Al Jailani dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Kampung Masjid, Desa Sukamaju, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Lampung.
Dalam momen penuh kebersamaan ini, panitia menyalurkan santunan kepada 42 anak yatim dan 18 kaum dhuafa, berjumlah 60 penerima. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian serta pengamalan ajaran berbagi rezeki yang dijunjung masyarakat setempat, Sabtu (26/07/2026).
Acara mengusung tema:
"Saatnya Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim dan Dhuafa — Jangan Takut Miskin Karena Berbagi, Takutlah Miskin Hati Karena Enggan Memberi"
Hadir mengisi kegiatan sebagai penceramah Ustadz Abdul Akbar Fitrah, S.Pd dari Bandar Lampung, serta Ustadz Ferdi Ardiansyah, qori dari Gedong Tataan. Turut hadir Kepala Desa Sukamaju Ibrohim beserta jajaran, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah majelis taklim dari desa-desa sekitar.
Ustadz Abdul Akbar Fitrah, S.Pd — Penceramah
"Menyatukan peringatan Haul Syekh Abdul Qadir Al Jailani dan Maulid Nabi Muhammad SAW dalam satu momen berbagi adalah perpaduan yang indah. Beliau Al Jailani dikenal sebagai pelindung dan penyantun mereka yang terlantar, sedangkan Nabi Muhammad SAW adalah teladan paling mulia dalam menyayangi yang lemah. Maka, menyantuni anak yatim dan dhuafa hari ini berarti meneladani keduanya sekaligus."
"Jangan pernah merasa harta berkurang karena dibagi. Justru harta yang disedekahkan itulah yang akan tumbuh berkah dan menjadi simpanan paling berharga di akhirat kelak."
Ustadz Ferdi Ardiansyah — Qori
"Suasana di sini sungguh menggetarkan hati. Ketika lantunan ayat bersahutan diiringi tawa dan haru anak-anak yang menerima santunan, itulah keindahan Islam yang sesungguhnya. Islam bukan sekadar bacaan lisan, melainkan sentuhan kasih yang sampai kepada mereka yang membutuhkan."
Ustadz Luqmanul Hakim (Narman) — Pengasuh Majelis Taklim Khobakan
"Tak banyak yang mampu kami ucapkan selain doa tulus kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian acara ini, terkhusus bagi dermawan yang telah menitipkan sebagian rezekinya. Semoga Allah SWT senantiasa melapangkan jalan, mengabulkan hajat dan doa-doanya, serta melimpahkan kebaikan di dunia maupun akhirat — Fiddini Hatal Akhirah."
"Kegiatan ini bukan sekadar acara sesaat. Kami bertekad menjadikannya amal berkelanjutan, agar pengamalan ilmu yang kami pelajari tidak hanya berhenti di lisan, melainkan mengalir nyata ke tangan-tangan yang membutuhkan."
Kepala Desa Sukamaju, Ibrohim
"Saya sangat mengapresiasi langkah Majelis Al Hikmah Khobakan 4. Inilah wajah keagamaan yang kami dambakan: tidak hanya beribadah di tempat suci, melainkan hadir di tengah warga yang memerlukan uluran tangan. Semoga semangat kebersamaan ini terus menyatu dengan pembangunan yang kita bangun bersama di Desa Sukamaju."
Makna dan Harapan
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi sarana peringatan haul dan maulid, melainkan membuktikan bahwa nilai-nilai keagamaan tumbuh seiring kepedulian sosial di tengah masyarakat. Momen ini menjadi jembatan kasih sayang, mengingatkan bahwa berbagi bukan mengurangi harta, melainkan memperkaya jiwa.
Penyelenggara berharap tradisi kebaikan ini terus terjaga, menular ke lingkungan sekitar, dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli — khususnya di wilayah Kecamatan Kedondong dan seluruh Kabupaten Pesawaran. (Brm)