Manajer tim PSIM Yogyakarta Iksan Mahar mengatakan masa jeda
internasional selama lebih dari dua pekan akan dimanfaatkan timnya untuk
melakukan evaluasi.
Dikutip dari laman resmi klub, Selasa, Iksan menjelaskan tim
akan melakukan penilaian kinerja setelah melalui tiga pertandingan di kompetisi
BRI Super League musim ini.
Iksan menyebutkan manajemen klub bersama jajaran pelatih
sepakat mengambil langkah evaluasi untuk menyikapi rentetan catatan minor
belakangan ini.
"Kami hanya mengumpulkan satu poin dari satu hasil seri
serta dua kekalahan beruntun sehingga evaluasi menyeluruh dari sisi teknis
maupun nonteknis mutlak kami lakukan," kata Iksan.
Pada tiga pertandingan awal liga musim ini, PSIM Yogyakarta
bermain imbang dengan Persita Tangerang, lalu takluk dari Persebaya Surabaya
dan Madura United.
Ia melanjutkan bahwa manajemen menargetkan peningkatan
performa secara nyata saat lanjutan laga kompetisi BRI Super League 2026/2027
kembali bergulir awal bulan depan.
"Jeda libur sementara ini kami jadikan momen reset
berharga. Tim harus bisa kembali bekerja ekstra keras memperbaiki performa
secara menyeluruh saat berlaga melawan Persija nanti," ujar Iksan.
Sementara itu, Iksan mengatakan tim telah diliburkan sejak
18 September lalu dan akan kembali berkumpul pada 26 September mendatang.
"Keputusan ini kami ambil karena kompetisi memasuki
jeda internasional FIFA Matchday sehingga rentang waktu menuju pertandingan
selanjutnya melawan Persija pada 10 Oktober terbilang cukup panjang," kata
Iksan.
Saat ini PSIM Yogyakarta berada di peringkat ke-14 klasemen
sementara Super League dengan satu poin dari tiga pertandingan, unggul satu
poin dari zona degradasi.