CEO Tesla dan pendiri xAI, Elon Musk, mengancam akan menggugat Apple. Musk menuding raksasa teknologi tersebut melanggar aturan antimonopoli -->

CEO Tesla dan pendiri xAI, Elon Musk, mengancam akan menggugat Apple. Musk menuding raksasa teknologi tersebut melanggar aturan antimonopoli

Rabu, 13 Agustus 2025

  CEO Tesla dan pendiri xAI, Elon Musk, mengancam akan menggugat Apple. Musk menuding raksasa teknologi tersebut melanggar aturan antimonopoli dengan memprioritaskan aplikasi ChatGPT milik OpenAI dibandingkan asisten AI buatannya, Grok, dalam peringkat App Store.



"Apple bertindak dengan cara yang membuat perusahaan AI selain OpenAI mustahil meraih peringkat #1 di App Store, ini jelas pelanggaran antitrust. xAI akan segera mengambil tindakan hukum," tulis Musk di platform X (dahulu Twitter), Selasa (12/8/2025).

Musk tidak menyertakan bukti atas tuduhannya. Beberapa pengguna X menanggapi bahwa aplikasi AI DeepSeek sempat menduduki peringkat #1 App Store pada Januari 2025, jauh setelah Apple mengumumkan kemitraannya dengan OpenAI yang memungkinkan Siri mengalihkan pertanyaan kompleks ke ChatGPT.

Musk juga mengkritik Apple karena tidak menampilkan X maupun Grok di bagian “Must Have” App Store.

Saat ini, ChatGPT berada di posisi teratas aplikasi gratis, Grok di posisi keenam, dan chatbot Gemini milik Google di posisi ke-57.

Menanggapi tuduhan Musk, CEO OpenAI Sam Altman menyebut klaim tersebut “luar biasa”, mengingat adanya tuduhan bahwa Musk memanipulasi platform media sosial miliknya demi keuntungan perusahaannya sendiri.