Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah perusahaan penyedia alat kesehatan di kawasan Cilodong, Depok, Selasa (19/8/2025). Sidak ini dilakukan setelah terungkap bahwa ratusan pekerja hanya menerima bayaran Rp 50.000 per minggu.
Dalam kunjungan tersebut, Immanuel bertemu langsung dengan para pekerja yang gajinya terkatung-katung. Didampingi Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, ia juga berdialog dengan pihak manajemen perusahaan untuk meminta penjelasan terkait pembayaran upah yang jauh di bawah standar.
Para pekerja menyampaikan tuntutan mereka, tidak hanya terkait gaji yang minim, tetapi juga ketiadaan jaminan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Pihak manajemen mengaku mengalami penurunan omzet yang signifikan, sehingga kesulitan memenuhi kewajiban kepada pekerja.
“Yang pasti kita akan cari solusi yang terbaik. Tetap kita menjaga pelaku usahanya, kita menjaga pekerjanya,” ujar Immanuel.
Doni, salah satu pekerja, mengungkapkan bahwa masalah keterlambatan dan pemotongan gaji telah berlangsung sejak tahun lalu. “Dari semenjak bulan puasa, gaji kami dicicil setiap minggunya,” keluhnya.
Hingga kini, belum ada kepastian kapan tuntutan pekerja akan dipenuhi. Pertemuan antara pihak pemerintah dan manajemen perusahaan belum menghasilkan kesepakatan yang jelas.
Ratusan pekerja hanya bisa menunggu hasil perundingan, sambil berharap pemerintah bertindak tegas agar hak-hak mereka segera dipenuhi secara penuh dan adil.