Pemain asing baru PSIM Yogyakarta Jop van der Avert mengaku
senang dengan debutnya bersama Laskar Mataram saat ia tampil penuh dalam laga
imbang 2-2 melawan Persik Kediri dalam pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026
di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat.
Di laga itu, Van der Avert berduet dengan Franco Ramos Mingo
sebagai bek tengah dalam formasi 4-3-3.
“Tentu saja ini pertandingan pertama, jadi saya rasa saya
perlu membiasakan diri dengan sepak bola Indonesia. Semuanya berjalan lancar
dan saya mulai terbiasa dengan cuacanya,” kata Jop, dikutip dari laman resmi
PSIM, Senin.
Meskipun baru merasakan atmosfer pertandingan secara
langsung, Jop mengaku telah lama memperhatikan perkembangan sepak bola di
Indonesia.
“Saya banyak menonton pertandingan karena teman-teman saya
juga bermain di Indonesia, jadi saya melihat beberapa laga, tapi selalu berbeda
jika Anda sendiri yang berada di lapangan,” tutur di
Bek asal Belanda itu kemudian memberikan apresiasi terhadap
kualitas kompetisi di Indonesia yang menurutnya terus mengalami peningkatan.
Baginya, kehadiran banyak pemain asing menjadi nilai tambah yang memudahkan
proses interaksi di dalam tim.
“Saya rasa liga ini sedang berkembang, jadi menurut saya itu
hal yang sangat bagus. Saya rasa di sini lebih baik karena tim punya lebih
banyak pemain asing, jadi saya bisa berkomunikasi dengan lebih mudah,” ungkap
Jop.
Terkait proses adaptasi di luar teknis pertandingan, pemain
25 tahun itu merasa sangat nyaman dengan lingkungan barunya. “Semuanya berjalan
lancar. Saya mulai terbiasa dengan cuacanya. Lingkungannya menyenangkan, jadi
ya, saya merasa sangat baik,” jelas Jop.
Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar setiap pemain baru
adalah proses mengenal seluruh anggota tim yang ada. Namun, faktor cuaca panas
di Indonesia tetap dianggapnya sebagai aspek paling menonjol yang harus
dihadapi oleh setiap pemain.
“Hal yang sulit itu selalu ketika Anda datang ke tim baru
untuk mengenal semua orang. Tapi khususnya di Indonesia dengan cuacanya, saya
rasa itu hal (tantangan) terbesar,” ujar Jop.
Hasil imbang ini membuat PSIM tetap di peringkat ketujuh
dengan 32 poin dari 21 pertandingan. Pada pertandingan berikutnya, Laskar
Mataram akan melakoni laga di bulan Ramadhan menghadapi Bali United di Stadion
Sultan Agung, Senin (23/2).