Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam
akan mengambil langkah balasan terhadap negara-negara Uni Eropa jika mereka
membatasi akses produsen senjata AS ke pasar pertahanan Eropa, lapor Politico
mengutip dokumen konsultasi Washington dengan Komisi Eropa.
“Amerika Serikat dengan tegas menentang setiap perubahan …
yang akan membatasi kemampuan industri AS untuk mendukung atau berpartisipasi
dalam pengadaan pertahanan nasional negara-negara anggota UE,” demikian isi
dokumen tersebut seperti dikutip Politico, Kamis.
Menurut laporan itu, Washington menilai proteksionisme
bukanlah langkah yang tepat bagi Uni Eropa, terutama di tengah meningkatnya
tantangan keamanan global.
Politico menyoroti apa yang disebutnya sebagai “paradoks”
dalam pendekatan AS terhadap Eropa. Di satu sisi, Washington berulang kali
mendesak blok tersebut agar memikul tanggung jawab lebih besar atas pertahanan
konvensional kawasan.
Namun di sisi lain, pemerintahan Trump disebut tidak
menginginkan peningkatan peran pertahanan Eropa dilakukan dengan mengorbankan
kepentingan perusahaan pertahanan Amerika.
Pekan lalu, Politico juga melaporkan, mengutip dokumen
internal Kementerian Pertahanan Jerman, bahwa Uni Eropa tengah mengkaji
pengganti pesawat pengintai Boeing Airborne Early Warning and Control (AWACS)
buatan AS dengan alternatif produksi Eropa.
Langkah tersebut dipandang sebagai bagian dari dorongan
sebagian negara anggota UE untuk memperkuat kemandirian industri pertahanan
regional dan mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dalam
Konferensi Keamanan Munich awal bulan ini menyatakan pandangan Eropa terhadap
keamanan kolektif telah berubah secara mendasar.
Menurut Rutte, negara-negara Eropa kini lebih siap
meningkatkan belanja pertahanan dan mengambil peran lebih aktif dalam aliansi
tersebut.
Ketegangan terkait akses pasar ini muncul di tengah
perdebatan lebih luas mengenai pembagian beban pertahanan di antara sekutu NATO
dan arah kebijakan industri pertahanan Eropa ke depan.