Aktris Luna Maya kembali membintangi film horor “Suzzanna”
terbaru berjudul “Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa" yang menghadirkan
nuansa berbeda.
Menurut dia, film ini menunjukkan peningkatan dari sisi
kemegahan sinematik. Meski tiap film memiliki daya tarik tersendiri.
“Tapi di film ini aku benar-benar merasa ini satu tim tuh
kayak hidup semuanya. Dan itu buat aku jadi semangat banget ada di lokasi,
mengerjakan film ini,” kata Luna Maya dalam konferensi pers usai pratayang
“Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa” di Jakarta, Sabtu malam.
Luna mengaku dalam mendalami karakter Suzzanna itu
pengalamannya berkembang karena sudah melalui proses di film sebelumnya dan
turut menonton ulang film-film legenda ratu horor Suzzanna Martha Frederika van
Osch.
Meski begitu, Luna berharap film “Suzzanna: Santet Dosa di
Atas Dosa" garapan sutradara Azhar Kinoi Lubis ini bahwa karakter Suzzanna
tidak dimirip-miripkan semata, namun berfokus pada cerita yang hadir dengan
warna baru.
“Bukan waktunya lagi penonton 'kok enggak mirip?'. Waktunya
penonton enjoy dengan filmnya dengan warna baru yang ditampilkan oleh siapapun
yang berada di dalamnya,” tutur dia.
Lebih lanjut, menurut Luna karakter Suzzanna di film ini
bukan ditampilkan dari sisi penampilan, tetapi juga dari sisi kemanusiaannya.
Ia menampilkan karakter Suzzanna mengedepankan sisi kemanusiaan dan memiliki
perasaan.
“Itu yang mungkin aku pengen bikin dia lebih hidup dan lebih
memanusiakan Suzzanna. Jadi udah bukan lagi ceritanya 'ah lebih bagus yang ini
mukanya' enggak, tapi ceritanya, esensinya, value dari film ini yang pengen kita
hadirkan,” jelas Luna Maya.
Sebelumnya, Luna Maya membawa karakter Suzzanna melalui film
"Suzzanna: Bernapas dalam Kubur" (2018) dan "Suzzanna: Malam
Jumat Kliwon" (2023) yang ditampilkan sebagai sosok hantu.
“Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa" menceritakan kisah
Suzzanna (Luna Maya) dicintai oleh Bisman (Clift Sangra), penguasa desa yang
kejam. Namun, karena haus kekuasaan, Bisman malah menyantet ayah Suzzanna
hingga tewas.
Dendam atas kematian sang ayah pun mendorong Suzzanna
mempelajari ilmu Santet. Di tengah perjalanan itu, ia jatuh cinta pada Pramuja
(Reza Rahadian). Hingga akhirnya, Suzzanna dihadapkan pada pilihan antara
meneruskan dendam, atau mempertaruhkan segalanya demi cinta.
Dibintangi juga oleh Reza Rahadian, Nai Djenar Maisa Ayu,
Adi Bing Slamet, Clift Sangra, Iwa K, Andy /RIF, Nunung hingga Aziz Gagap, film
“Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa" dijadwalkan tayang di bioskop
se-Indonesia pada 18 Maret 2026.