Kepolisian menyelidiki penyebab kebakaran pabrik plastik di
Jalan Bojong Raya No.26, RT 05/RW04 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, yang
awalnya diduga disebabkan oleh tembakan petasan.
"Masih dalam penyelidikan, karena diduga anak-anak
sekitar bangunin sahur menggunakan petasan. Jadi masih kita lidik," kata
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom melalui pesan singkat di
Jakarta, Jumat.
Gultom pun membenarkan bahwa warga sekitar serta sekuriti
pabrik telah mengimbau para remaja untuk tidak menyalakan petasan di sekitar
lokasi tersebut.
"Sudah diimbau oleh warga sekitar dan sekuriti supaya
jangan menggunakan petasan atau kembang api saat bangunin sahur," kata
Gultom.
Namun demikian, penyebab pasti kebakaran tersebut masih didalami
oleh pihak kepolisian.
"Itu masih diduga ya (disebabkan tembakan petasan).
Kita harus lakukan penyelidikan supaya jelas," tuturnya.
Hingga kini pihak pabrik pun belum membuat laporan polisi
terkait insiden kebakaran itu. "Belum ada," katanya.
Sebelumnya, kebakaran yang melanda pabrik plastik di Jalan
Bojong Raya Nomor 26 RT 05/RW 04 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat
dini hari, diduga dilempari petasan oleh sekelompok remaja.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan
Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi mengatakan, berdasarkan
pengakuan sekuriti di lokasi, petasan itu dilemparkan sekelompok remaja.
"Sementara diduga karena percikan petasan. Sekitar
pukul 03.23 WIB, menurut penuturan sekuriti, pada awal kejadian, terdapat
remaja bermain petasan," kata Syaiful saat dikonfirmasi di Jakarta.
Para remaja nakal itu sempat dilarang oleh petugas sekuriti.
Namun larangan itu membuat mereka semakin menjadi-jadi.
"Sempat ditegur oleh sekuriti PT yang persis
bersebelahan dengan TKP. Namun para remaja tidak terima dan semakin intens
memasang petasan di sekitar area tersebut," tutur Syaiful.
Akibatnya, salah satu petasan masuk ke dalam pabrik plastik
dan membakar isi pabrik tersebut. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka
akibat kebakaran tersebut.