Pemain debutan Tim Nasional Indonesia U-20 Rafa Raditya Abdurahman mengaku bersyukur mendapat kesempatan menjalani pemusatan latihan (training camp/TC) -->

Pemain debutan Tim Nasional Indonesia U-20 Rafa Raditya Abdurahman mengaku bersyukur mendapat kesempatan menjalani pemusatan latihan (training camp/TC)

Sabtu, 14 Maret 2026

 

Pemain debutan Tim Nasional Indonesia U-20 Rafa Raditya Abdurahman mengaku bersyukur mendapat kesempatan menjalani pemusatan latihan (training camp/TC) bersama skuad Garuda Muda di Surabaya.

 


“Alhamdulillah bisa dipercaya sama Coach Nova. Rafa sendiri cuma kasih yang terbaik di liga, kalau bisa dipanggil tim nasional itu bonus. Kalau sudah dipanggil, pasti kasih yang terbaik,” kata Rafa saat ditemui wartawan setelah latihan tim di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, Jumat.

Ia menuturkan selama sekitar dua pekan menjalani TC, para pemain mulai diperkenalkan dengan filosofi permainan yang diterapkan di tim nasional, termasuk kesamaan konsep antara tim senior dan kelompok usia.

Selain itu, lanjutnya, pemain juga mendapat materi latihan yang mencakup aspek taktik, kekuatan fisik, hingga kesiapan mental selama mengikuti pemusatan latihan.

“Di awal dua minggu ini kami diperkenalkan filosofi tim senior, jadi dari tim senior ke U-20 itu sama. Coach Nova kasih cara defending, cara attacking, dan ada juga latihan fisik di gym,” ucap pesepakbola yang saat ini berseragam Persija Jakarta itu.

Rafa menambahkan, pola latihan yang diterapkan pelatih kepala Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, menuntut para pemain untuk bekerja keras serta menunjukkan sikap disiplin selama menjalani program latihan.

Menurut dia, pelatih menginginkan para pemain bersikap serius dan memanfaatkan kesempatan yang ada karena banyak pemain lain yang juga ingin mendapat tempat di tim nasional.

“Coach Nova mau pemain yang agresif dan mau kerja. Dia tidak mau pemain yang hanya bercanda atau buang-buang waktu di sini,” tuturnya.

Ia menilai setiap pelatih memiliki metode latihan berbeda, namun selama menjalani TC bersama timnas, ia merasakan pendekatan yang tegas dari Nova Arianto dengan tujuan meningkatkan kualitas pemain.

Rafa juga menegaskan tidak merasa terbebani dengan latar belakang keluarganya yang memiliki sejarah di sepak bola nasional, termasuk sang ayah yang dikenal sebagai mantan pemain timnas, yakni Maman Abdurahman.

Menurut dia, fokus utamanya saat ini adalah menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan selama mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-20.

“Kalau Rafa sih tidak ada beban. Yang penting kasih yang terbaik saja di lapangan,” tuturnya.