Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL)
menggagas pembentukan Operating Vehicle Company (OVC) sebagai solusi untuk
menyehatkan penggelaran jaringan fiber optik di Indonesia, yang saat ini
dinilai memakan biaya tinggi.
OVC digagas sebagai entitas netral yang fungsinya mengelola
infrastruktur telekomunikasi pasif secara bersama dan membangun kolaborasi
antara pelaku industri dan pemerintah untuk menyelaraskan pekerjaan.
"Infrastruktur telekomunikasi merupakan tulang punggung
ekonomi digital dan layanan publik modern. Oleh karena itu, diperlukan sinergi
yang kuat antara pemerintah dan industri untuk memastikan pengelolaannya tidak
hanya efisien tapi juga berorientasi pada kepentingan publik," kata Ketua
Umum APJATEL Jerry Mangasas Swandy dalam acara diskusi yang berlangsung di
Jakarta Selatan, Kamis.
OVC mengusung prinsip pengelolaan infrastruktur digital
dengan akses terbuka. Artinya, jaringan fisik yang dibangun dapat dimanfaatkan
oleh lebih dari satu penyelenggara layanan telekomunikasi.
Dengan cara ini, harapannya biaya investasi jaringan fiber
optik bisa ditekan. Efisiensi biaya yang diharapkan dapat dicapai industri
dengan cara ini sekitar 40 persen sampai 60 persen.
Selain itu, kehadiran OVC diharapkan dapat mendorong
percepatan perluasan jaringan.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyambut
baik gagasan yang diajukan oleh APJATEL.
Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital Kemkomdigi Mulyadi
menyampaikan bahwa pemerintah siap berkolaborasi untuk mewujudkan gagasan
pembentukan OVC di Indonesia.
Guna mewujudkan gagasan itu, kolaborasi dapat dilakukan
untuk merumuskan standar teknis pedoman infrastructure sharing, mendorong
implementasi sistem akses terbuka, dan merumuskan kualifikasi kontraktor maupun
instalator penggelaran fiber optik supaya jaringan fiber optik lebih tertib dan
tidak mengganggu estetika kota.
"OVC harus memiliki prinsip open access,
nondiskriminatif, serta menciptakan persaingan usaha yang sehat," kata
kata Mulyadi.
"OVC tidak boleh menjadi bentuk baru dari monopoli
terselubung dalam penggelaran infrastruktur telekomunikasi di daerah yang dapat
menghambat penggelaran infrastruktur fiber optik," ia menambahkan.
Yang terpenting, menurut Mulyadi, OVC harus dapat membuat
penggelaran jaringan fiber optik semakin transparan bagi semua pelaku industri.