Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS)
2026 mengusung tema “Eye of the Future” yang merepresentasikan arah
perkembangan industri otomotif menuju era kendaraan pintar dan berkelanjutan.
Ketua Harian Gaikindo Anton Kemal Tasli Kumonty mengatakan,
tema tersebut menggambarkan transformasi kendaraan masa depan yang tidak lagi
sekadar alat transportasi pasif, tetapi mampu merespons kondisi di sekitarnya
melalui teknologi cerdas.
“Melalui tema ini,
GIIAS 2026 akan menampilkan berbagai inovasi masa depan, mulai dari teknologi
kendaraan pintar, sistem kemudian otomatis, hingga solusi otomotif yang
tentunya ramah lingkungan,” ujar Anton dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa
(26/5/2026).
Menurut Anton, perkembangan industri otomotif global saat
ini bergerak menuju elektrifikasi dan digitalisasi sehingga berbagai teknologi
mutakhir akan menjadi sorotan utama pada GIIAS 2026.
Ia menambahkan, GIIAS setiap tahun terus berupaya
menghadirkan pengalaman yang lebih lengkap bagi masyarakat dan pecinta otomotif
di Indonesia.
“Setiap tahunnya, GIIAS selalu berkomitmen untuk memberikan
pengalaman yang lebih baik, lebih banyak kepada masyarakat, khususnya bagi para
pencinta otomotif tanah air,” katanya.
Gaikindo menilai GIIAS kini semakin dilirik produsen
otomotif global sebagai ajang memperkenalkan kendaraan terbaru, termasuk
peluncuran perdana tingkat Asia Tenggara hingga dunia.
Selain menampilkan produk otomotif terbaru, GIIAS 2026 juga
menghadirkan program edukasi melalui GIIAS International Automotive Conference
(KIAC) dan seminar harian yang melibatkan para pakar serta pelaku industri
otomotif internasional.
Hingga Mei 2026, tercatat lebih dari 60 merek kendaraan
dipastikan ikut berpartisipasi dalam pameran tersebut. Jumlah itu terdiri dari
41 merek kendaraan penumpang, enam merek kendaraan komersial, empat perusahaan
karoseri, dan 12 merek sepeda motor.
Menariknya, terdapat enam merek baru yang dijadwalkan tampil
perdana pada GIIAS tahun ini.