Pelatih timnas U17 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto
menurunkan langsung tiga pemain diasporanya dalam susunan starter melawan China
pada laga perdana Grup B Piala Asia U17 2026 di King Abdullah Sport City Pitch
A Stars, Selasa pukul 23.30 WIB.
Dalam laga ini, Mike Rajasa sebagai kiper, Mathew Baker
sebagai bek, dan Noha Pohan sebagai gelandang tengah, turun sejak menit awal.
Di bawah mistar gawang, Mike adalah kiper berpengalaman
dalam kompetisi usia muda Belanda. Bersama FC Utrecht U17, ia sudah memainkan
19 pertandingan musim ini.
Bahkan, belakangan ini, kiper bertinggi 1,85 meter ini juga
masuk skuad U19 Utrecht setelah berada di bangku cadangan dalam laga melawan Go
Ahead Eagles U19 pada 4 April.
Sementara Baker, pemain yang dalam pertandingan ini menjabat
sebagai kapten itu sudah berpengalaman banyak dalam kompetisi usia muda dan
sudah mendapatkan debut tim senior Melbourne City pada tahun lalu dalam Piala
Australia.
Baker, yang baru akan berusia 17 tahun bulan ini, juga
menjadi pemain paling berpengalaman dalam skuad ini setelah menjadi bagian tim
ini tahun lalu pada Piala Asia U17 dan Piala Dunia U17 bersama pelatih Nova
Arianto.
Transfermarkt mencatat cap Baker untuk timnas U17 adalah 18
cap dan satu gol pada babak Kualifikasi Piala Asia U17 tahun lalu melawan
Kuwait.
Adapun, Noha menjadi bagian tim NAC Breda U17 da baru tampil
satu kali musim ini melawan AZ Alkmaar U17 pada November tahun lalu.
Tiga pemain diaspora ini akan bahu-membahu dengan delapan
pemain yang bermain dalam kompetisi sepak bola Indonesia, yaitu Pandu Aryo,
Farik Rizqi, Peres Akwila Tjoe, Farrel Luckyta, Fardan Farras, Dava Yuna, Chico
Jericho, dan Ichiro Akbar sebagai striker.
Setelah laga ini, perjalanan Garuda Muda pada Piala Asia U17
2026 dilanjutkan melawan Qatar pada Sabtu (9/5) pukul 23.30 WIB dan ditutup
menghadapi Jepang pada Selasa (12/5) pukul 23.00 WIB.
Dalam Piala Asia U-17 2026, dua tim teratas masing-masing
grup (4 grup) lolos ke babak perempat final dan memastikan tiket bermain dalam Piala
Dunia U-17 2026 di Qatar.
Garuda Muda sendiri menargetkan finis di dua teratas agar
mengulangi keberhasilan tahun lalu saat lolos ke Piala Dunia U17 2025.