Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memperkuat partisipasi masyarakat dalam upaya mitigasi sinkhole atau lubang amblas -->

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memperkuat partisipasi masyarakat dalam upaya mitigasi sinkhole atau lubang amblas

Sabtu, 30 Mei 2026

 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memperkuat partisipasi masyarakat dalam upaya mitigasi sinkhole atau lubang amblas yang terjadi di sejumlah titik jalan ibu kota.

 


Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno mengatakan keterlibatan warga berperan besar untuk mempercepat pelaporan kerusakan jalan, agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Untuk itu, Pemprov Jakarta juga mengundang relawan penanda jalan berlubang ke Balai Kota.

 “Saya senang banyak Ijoel (relawan penanda jalan berlubang) di Jakarta. Karena itu, saya undang Ijoel juga ke Balai Kota, segera kabarin kami (jika temui jalan berlubang),” kata Rano Karno saat ditemui di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2026).

Ia menambahkan, keterbatasan personel di lapangan membuat pemerintah daerah membutuhkan dukungan masyarakat dalam pemantauan kondisi jalan.

“Kami sudah jelas tahu penyedia jasa lainnya perorangan di bidang Bina Marga juga kurang. Artinya inilah partisipasi masyarakat sehingga kita bisa cepat tahu,” tegasnya.

Salah satu sinkhole yang tengah menyorot perhatian, contohnya yang berlokasi di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kerusakan di lokasi tersebut dilaporkan terjadi secara bertahap sejak Rabu (27/5/2026).

Rano menyampaikan dirinya langsung berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air setelah menerima laporan agar penanganan segera dilakukan. Namun, proses perbaikan membutuhkan waktu karena harus menggunakan alat berat untuk memastikan sumber kerusakan.

Sementara itu, penanganan sementara telah dilakukan dengan menutup area sinkhole menggunakan pelat baja untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas.

“Alhamdulillah hari ini tidak sempurna, tetapi minimal bisa menambah frekuensi perjalanan tidak menjadi semakin kecil karena (sinkhole di Lenteng Agung) kita tutup dengan pelat baja itu membantu perjalanan,” tutup Rano.

Rano juga mengingatkan potensi sinkhole dapat muncul di titik lain di Jakarta akibat rembesan air bawah tanah yang sulit diprediksi. Karena itu, Pemprov Jakarta terus memperkuat mitigasi serta mempercepat respons penanganan melalui kolaborasi dengan masyarakat.

Adapun perbaikan permanen di Jalan Raya Lenteng Agung telah dimulai pada malam hari dengan pemasangan gorong-gorong (box culvert) berukuran 2x2 meter sepanjang 16 meter di lokasi jalan amblas.

Setelah pekerjaan selesai, arus lalu lintas diharapkan kembali normal meski penyempurnaan masih berlanjut beberapa hari ke depan. Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan mengimbau masyarakat untuk bersabar dan mendukung proses perbaikan agar berjalan lancar.