Radio Legend Indonesia dan Perkembangan teknologi -->

Radio Legend Indonesia dan Perkembangan teknologi

Kamis, 14 Mei 2026

 



Radio merupakan salah satu penemuan paling penting dalam sejarah komunikasi. Penemuan radio dimulai pada akhir abad ke-19 oleh ilmuwan seperti James Maxwell, Heinrich Hertz dan Guglielmo Marconi. Dengan adanya radio, komunikasi tanpa kabel menjadi mungkin dan membawa perubahan yang revolusioner dalam cara manusia berinteraksi. Kini untuk menggunakan radio kita tidak harus bergantung pada teknik modulasi gelombang analog (frekuensi dan amplitudo), namun bisa secara digital melalui internet.

Apa itu Radio?

Radio merupakan teknologi yang memanfaatkan gelombang radio untuk menyampaikan informasi baik berupa suara (audio) maupun gambar (visual). Teknik teknologi radio adalah dengan memodulasikan gelombang energi elektromagnetik secara sistematis dan kemudian disebar melalui angkasa. Modulasi gelombang ini dapat melalui frekuensi (FM) maupun amplitudo (AM).

Sejarah dan Penggunaan Radio di Masa Lalu

Teknologi radio yang pertama kali ditemukan pada abad ke-19 oleh ketekunan tiga orang cendikiawan, diantaranya seorang ahli teori ilmu alam yang bernama James Maxwell berhasil menemukan rumus yang diduga dapat mewujudkan gelombang elektromagnetis, yaitu gelombang yang digunakan untuk gelombang radio dan televisi (1865).

Berdasarkan teorinya bahwa gerakan magnetis dapat mengarungi ruang angkasa dengan kecepatan hampir sama dengan kecepatan cahaya (186.000 mil/detik). Teori Maxwell ini dibuktikan oleh Heinrich Hertz pada tahun 1884. Tetapi baru digunakan untuk tujuan praktis oleh Guglielmo Marconi yang berhasil menemukan cara transmisi nirkabel dengan menciptakan Radio para tahun 1894.

Kala itu, yang menggunakan radio masih terbatas hanya untuk penggunaan maritim. Radio digunakan untuk mengirim pesan dengan kode morse dari kapal dengan daratan atau sebaliknya. Terkadang radio juga menjadi media komunikasi antar satu kapal dengan kapal lainnya untuk memastikan koordinasi.

Perkembangan Teknologi Radio

1. AM Radio

Awalnya, radio menggunakan modulasi amplitudo (AM) untuk mentransmisikan sinyal suara. Namun, teknologi ini memiliki keterbatasan dalam kualitas suara dan kejernihan sinyal.

2. FM Radio

Kemudian, frekuensi modulasi (FM) diperkenalkan, memungkinkan transmisi suara yang lebih jernih. FM radio menjadi populer dan masih digunakan hingga saat ini.

3. Radio Digital

Perkembangan terbaru dalam teknologi radio adalah radio digital. Radio digital memberikan suara yang lebih berkualitas dan peningkatan dalam fitur seperti radio satelit dan streaming online.

Seiring berjalannya waktu, kegunaan radio semakin banyak. Penggunaannya tidak hanya untuk mengirimkan pesan, tapi sudah berkembang menjadi sarana informasi dan hiburan karena banyaknya program radio seperti program drama, komedi, musik, dan berita. Radio sudah memiliki banyak saluran dengan jangkauan yang cukup jauh. Saluran radio yang terbentuk pun tidak hanya radio milik pemerintah atau swasta, tetapi juga ada banyak saluran radio komunitas yang terbentuk dan sudah berjalan cukup lama.

Setelah berkembangnya teknologi sejak ditemukannya internet, radio pun tidak kalah dan ikut berevolusi. Makanya tak heran, saat ini pasti kita tidak asing dengan istilah radio streaming. Secara prinsip, sebenarnya radio streaming dan radio konvensional tidak jauh berbeda. Gelombang suara sama-sama di transmisikan, hanya saja dengan medium yang berbeda. Prinsip ini memungkinkan siaran radio streaming dapat terdengar ke seluruh dunia, tentunya dengan pengaruh internet. Karena akses yang lebih luas dan lebih mudah dijangkau, banyak radio di Indonesia yang mengolaborasikan sistem radio analog dengan radio internet. Dengan adanya internet dan teknologi streaming, radio akan semakin terkoneksi dengan audiensnya. Radio juga akan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi terbaru untuk tetap relevan dan memenuhi kebutuhan pendengarnya.

Salah satu Radio swasta tetap bertahan berdasarkan data yang dihimpun Berdiri sejak 1971 , awalnya adalah Radio Komunitas di instansi perpajakan yang mengudara di Frekuensi 666 AM.

Kemudian pada tahun 1980an ada aturan dari pemerintah bahwa setiap Station siaran harus wajib terdaftar dalam sebagai lembaga Persero maka jadilah Radio Prambors, Menjadi PT radio Prambors rasisonia.

Radio yang Fokus untuk Segmentasi anak muda masih Eksis hingga sekarang, bersiaran di 102.2 FM untuk saat ini .

Prambors juga mempunyai cabang atau Networking di berbagai kota Seperti, Bandung, Surabaya, Medan hingga Makasar, Banjarmasin.

Radio Nusantara FM Banjarmasin dulu pernah bekerjasama dengan Prambors untuk Siaran "Weekly Top 40 setiap hari Minggu dengan penyiar Mutia Kasim.

Selain nama besar radio swasta Prambors disini juga kami hadir radio streaming Internasional pertama sejak tahun 2009 yaitu Radio streaming DRADIOQU.COM adapun sejarah lengkapnya sebagai berikut 

Media awal kami ditahun 2009 www.dradioqu.com kami juga memiliki radio dijalur FM dengan frewensi 94,10 FM dengan nama RADIO  DIVA RADIOQU dari tahun 2009 - 2012.

Ditahun 2009  ( Survery Pasar Media Pallner )  kebutuhan media online berita dengan kolaborasi radio streaming masih tidak ada  bermunculan.

Maka melihat progress tersebut kami pun sejak tahun 2018 mendirikan radio streaming  Dnewsradio.com yang merupakan cikal bakal media kolaborasi utama sebagai media jaringan portal berita dan radio streaming, saat ini dradioqu.com hanya sebagai portal berita dan streaming yang merilay siaran dnewsradio.com yang disebarluaskan kepada Pembaca Portal Berita dradioqu.com

Kami saat ini siap memberikan pelayanan plus maksudnya si pembaca dan pengiklan dapat tahu produk iklan secara spesifik dalam rubrik“ Advertorial” dan melihat banner iklan yang ditawarkan selain itu iklanpun muncul di Radio Diva Streaming dalam bentuk jingle atau interview jingle .

Demikian Prakata Yang kami sampaikan di Kolom Tentang kami , Besar Harapan Bapak / Ibu Dapat bekerjasama dan mempromosikan Produk anda kepada kami .

Sejarah Radio Streaming berdasarkan berbagai sumber ? 

Radio internet yang juga dikenal sebagai web radio, net radio, pengaliran radio atau e-radio adalah layanan penyiaran audio yang ditransmisikan melalui internet. Penyiaran yang dilakukan melalui internet disebut sebagai webcasting karena tidak menular secara luas melalui sarana nirkabel. Radio internet memiliki sebuah media pengaliran yang dapat menyediakan saluran audio terus menerus dan tidak ada kontrol operasional penyiaran seperti media penyiaran tradisional pada umumnya. Banyak stasiun radio Internet yang berasosiasi dengan stasiun radio tradisional (bukan stasiun radio internet), tetapi bagi radio internet yang jaringannya hanya menggunakan internet dan tidak berasosiasi dengan radio tradisional, maka stasiun radionya bersifat independen dan tidak tergabung dalam perusahaan penyiaran manapun.

 

Layanan radio internet dapat diakses dari belahan dunia manapun, misalnya, orang dapat mendengarkan stasiun radio Australia dari Eropa atau Amerika. Namun, ada juga beberapa jaringan seperti Clear Channel di AS dan Chrysalis di UK yang membatasi penyiaran dalam negerinya sendiri karena masalah perizinan jenis musik tertentu dan iklan. Radio internet cukup populer bagi kalangan ekspatriat maupun pendengar lain karena banyaknya kepentingan serta kebutuhan yang sering kali tidak cukup baik disediakan oleh stasiun radio lokal (seperti musik-musik alternative, hiburan maupun info-info lain yang tidak dapat diakses pada radio lokal). Seperti pada umumnya radio, radio internet juga tetap memiliki layanan-layanan program yang terdapat dalam radio tradisional.

 

Streaming

Cara yang digunakan untuk menyiarkan radio internet adalah melalui teknologi streaming, yaitu teknologi yang dapat menerima serta mengirim informasi dari satu pihak ke pihak lain menggunakan alat yang dapat menerima aliran media streaming tersebut juga. Teknologi streaming ini menggunakan lossy audio codec, yaitu program komputer yang berfungsi untuk mengkompres audio maupun video berdasarkan data yang diformat melalui streaming suara ke radio internet. Format audio streaming termasuk MP3, Ogg Vorbis, Windows Media Audio, RealAudio dan HE-AAC (kadang-kadang disebut aacPlus).

Sejarah

Pada tahun 1993, Carl Malamud meluncurkan Internet Talk Radio yang merupakan radio talk show tentang komputer pertama yang setiap minggu mewawancarai seorang pakar komputer. Sejauh itu radio internet masih berupa konsep yang dibicarakan.

Sampai akhir 1993, Internet Talk Radio tidak tersedia melalui multicast streaming (teknologi pengiriman informasi ke tujuan-tujuan yang telah ditentukan secara bersamaan menggunakan strategi paling efisien untuk menyampaikan pesan ke link yang ditujukan dengan sekali kirim), melainkan didistribusikan sebagai data suara dan pengguna komputer mengambil satu demi satu data tersebut.

 

Bagaimanapun juga karena Malmaud merupakan pendukung utama teknologi multicasting maka pada akhir 1994, para Internet Service Multicasting ditunjuk untuk memulai RTFM, sebuah multicast stasiun berita radio internet. Pada Januari 1995, program berita RTFM diperluas untuk memasukkan suara siaran langsung hasil sidang atau rapat di Senat maupun Parlemen.

 

Pada 7 November 1994, WXYC (89.3 FM Chapel Hill, NC USA) menjadi stasiun radio tradisional pertama yang mengumumkan penyiaran di Internet. WXYC menggunakan radio FM yang terhubung ke sistem di Sunsite, kemudian dikenal sebagai Ibiblio, yang menjalankan perangkat lunak Cornell's CU-SeeMe. WXYC mulai siaran dan menjalankan tes bandwidth pada awal Agustus, 1994. WREK (91,1 FM, Atlanta, GA USA) dan NM3151 mulai melakukan siaran pada hari yang sama dengan menggunakan perangkat lunak mereka sendiri yang disebut CyberRadio1. Namun, tidak seperti WXYC, saluran WREK tidak diiklankan sehingga respon masyarakat tidak tinggi.

Pada bulan Maret 1996, Virgin Radio yang berada di London, menjadi orang Eropa pertama yang menyiarkan program-program pada radio tradisional secara penuh di radio internet. Siaran ini menggunakan sinyal FM dan dilakukan secara langsung bersamaan di internet 24 jam sehari.

Radio internet secara signifikan menarik perhatian media dan investor pada akhir 1990-an. Namun, pada tahun 1998, penawaran saham publik awal untuk Broadcast.com turun sehingga mencapai rekor dengan lompatan terbesar dalam penawaran harga saham di Amerika Serikat. Harga penawaran awal adalah US $ 18 dan saham perusahaan dibuka di US $ 68 pada hari pertama perdagangan. Perusahaan ini langsung mendapat kerugian pada saat itu juga dan diindikasikan dalam prospek yang dibuat oleh Bursa Efek Komisi, mereka akan mendapat kerugian untuk jangka waktu yang tidak dapat dipastikan. Oleh sebab itu, Yahoo! Kemudian membeli Broadcast.com pada tanggal 20 Juli 1999 sebesar US $ 5,7 miliar.

Perkembangan

Pada tahun 2003, pendapatan dari internet musik radio adalah US $ 49 juta. Pada 2006, angka itu naik menjadi US $ 500 juta. Dua puluh satu Februari 2007 berdasarkan survei 3.000 orang Amerika yang dikeluarkan oleh Bridge Ratings & Research menemukan bahwa sebesar 19% dari konsumen AS yang berumur 12 tahun keatas mendengarkan stasiun radio yang berbasis web dengan kata lain, ada sekitar 57 juta pendengar mingguan program radio internet.

Hal ini menunjukan bahwa saat ini lebih banyak orang yang mendengarkan radio internet daripada radio satelit, podcast, atau sel-radio berbasis telepon gabungan. Beberapa situs-situs populer yang memiliki daftar stasiun radio streaming adalah Yahoo Radio, AOL Radio, Shoutcast, dan Live 365.

April 2008 Sebuah survei menunjukkan bahwa, di Amerika Serikat, 3 dari 7 orang berusia 25-54 tahun mendengarkan radio internet setiap minggu. Hal ini menunjukan bahwa pada tahun 2008, tiga belas persen dari populasi Amerika mendengarkan radio online, lebih banyak dibanding pada tahun 2007, yaitu sebelas persen.

Cara penggunaan

Terdapat lebih dari 3000 stasiun radio internet yang ada, jumlah stasiun radio internet Indonesia mulai bertambah seiring perkembangan zaman dengan bermunculannya host server lokal yang menyediakan layanan radio streaming berbayar. Penggunaan radio internet sebenarnya cukup mudah tetapi ada beberapa stasiun yang mengharuskan pengguna menginstal aplikasi Aimp atau Pemutar media VLC di komputernya atau mobile phone. Untuk yang bisa diputar di Aimp atau Pemutar media VLC bisa langsung klik urlnya atau salin url dan tambah url di playlist.