Satu kasus kematian akibat infeksi hantavirus dilaporkan
terjadi di Taipei, menurut laporan media China.
Stasiun televisi China Central Television (CCTV) pada Jumat melaporkan otoritas Taipei saat ini melakukan langkah sanitasi besar-besaran serta menambah jumlah titik pemasangan umpan tikus.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa tenaga ahli pemantauan
dan pengendalian hewan pengerat telah dikerahkan untuk membantu warga dalam upaya
pencegahan penyebaran virus.
Sejauh ini, baru satu kasus yang dikonfirmasi di Taipei.
Namun, kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan penyebaran virus tersebut
masih tinggi.
Hantavirus merupakan kelompok virus yang menular ke manusia
melalui kontak dengan hewan pengerat, terutama tikus. Virus ini dapat
menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal serta sindrom paru akibat
hantavirus.
Sementara itu, wabah hantavirus mematikan juga dilaporkan
terjadi di kapal pesiar Belanda MV Hondius yang berlayar dari Argentina menuju
Cape Verde.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sebanyak tujuh
orang terinfeksi dalam insiden tersebut, dengan tiga di antaranya meninggal
dunia.