Apple dikabarkan akan menerapkan sistem daftar tunggu (waitlist) bagi pengguna yang ingin mencoba Siri versi terbaru berbasis kecerdasan buatan (AI) -->

Apple dikabarkan akan menerapkan sistem daftar tunggu (waitlist) bagi pengguna yang ingin mencoba Siri versi terbaru berbasis kecerdasan buatan (AI)

Minggu, 07 Juni 2026

 

Apple dikabarkan akan menerapkan sistem daftar tunggu (waitlist) bagi pengguna yang ingin mencoba Siri versi terbaru berbasis kecerdasan buatan (AI). Informasi ini muncul menjelang peluncuran iOS 27 yang dijadwalkan diperkenalkan dalam ajang WWDC pada Senin (8/6/2026).

 


Menurut laporan jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, dikutip Sabtu (6/6/2026), Siri generasi terbaru akan tersedia dalam status beta pada tahap awal peluncuran. Pengguna yang ingin mencobanya harus terlebih dahulu mendaftarkan diri ke dalam daftar tunggu.

Hingga kini belum diketahui apakah mekanisme daftar tunggu tersebut hanya berlaku selama periode beta iOS 27 atau akan tetap diterapkan setelah sistem operasi itu dirilis secara luas pada September mendatang.

Kehadiran Siri berbasis AI telah lama dinantikan pengguna Apple. Perusahaan pertama kali memperkenalkan konsep asisten virtual berbasis kecerdasan buatan tersebut pada Juni 2024. Namun, proyek itu mengalami beberapa kali penundaan sebelum akhirnya diperkirakan siap diperkenalkan tahun ini.

Berdasarkan laporan yang beredar, Siri versi terbaru akan hadir sebagai chatbot AI penuh yang memiliki kemampuan percakapan lebih natural, mirip dengan ChatGPT maupun Gemini.

Siri baru juga disebut akan memanfaatkan model AI Gemini milik Google untuk mendukung sejumlah fitur percakapan dan pemrosesan bahasa yang lebih canggih.

Selain itu, Apple dikabarkan akan mengintegrasikan Siri AI ke seluruh ekosistem perangkatnya, mulai dari iPhone, iPad, Mac, hingga perangkat Apple lainnya.

Salah satu fitur baru yang disebut akan hadir adalah sinkronisasi percakapan Siri melalui iCloud. Dengan fitur ini, pengguna dapat melanjutkan percakapan AI yang sama di berbagai perangkat Apple secara lebih mudah.

Apple juga dikabarkan memberikan kontrol lebih besar terkait privasi pengguna. Nantinya, pengguna dapat memilih pengaturan penghapusan riwayat percakapan secara otomatis setiap 30 hari, setiap satu tahun, atau tidak pernah dihapus.