Gerakan Palestina Hamas secara rutin berkonsultasi dengan Rusia mengenai proses penyelesaian konflik Palestina serta situasi yang lebih luas di kawasan tersebut, kata Wakil Kepala Kantor Politik Hamas, Musa Abu Marzouk.
“Pertemuan antara Hamas dan Kementerian Luar Negeri Rusia berlangsung secara rutin. Kami melakukan perjalanan ke Moskow secara teratur, dan selama kunjungan tersebut kami membahas seluruh aspek politik yang berkaitan dengan isu Palestina serta situasi secara keseluruhan di kawasan,” katanya ke RIA Novosti yang dipublikasi pada Rabu.
Sebelumnya, delegasi Hamas mengunjungi Moskow untuk mengadakan pembicaraan dan membahas sejumlah isu, termasuk implementasi rencana penyelesaian Gaza yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Pekan lalu, pertemuan antara Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Georgy Borisenko, dan Abu Marzouk berlangsung. Kedua pihak membahas perlunya memastikan gencatan senjata yang berkelanjutan di Jalur Gaza.
Pada pertengahan November, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa menyetujui resolusi yang diajukan Amerika Serikat untuk mendukung rencana komprehensif Trump dalam menyelesaikan situasi di Gaza. Sebanyak 13 dari 15 anggota dewan memberikan suara mendukung, sementara Rusia dan China memilih abstain.
Rencana Amerika Serikat untuk Gaza tersebut mengusulkan pembentukan administrasi internasional sementara di wilayah Gaza serta pembentukan dewan perdamaian yang dipimpin oleh Trump. Selain itu, rencana tersebut juga mencakup pengerahan pasukan stabilisasi internasional.