Honda mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap 98.892
kendaraan di Amerika Serikat yang mencakup 13 model Honda dan Acura. Langkah
tersebut dilakukan setelah ditemukan potensi gangguan pada sensor berat
penumpang di kursi depan yang dapat memengaruhi kinerja sistem airbag.
Mengutip Car and Driver, Rabu (3/6/2026) masalah tersebut
berisiko menyebabkan airbag penumpang depan mengembang pada kondisi yang tidak
semestinya saat terjadi kecelakaan.
Program recall mencakup sejumlah model Acura, yakni TLX,
RDX, dan MDX. Sementara dari merek Honda, kendaraan yang terdampak meliputi
Ridgeline, Pilot, Passport, Odyssey, Insight, HR-V, CR-V, Fit, Civic, dan
Accord.
Kendaraan yang masuk dalam penarikan ini berasal dari tahun
model 2016 hingga 2026.
Dokumen yang disampaikan kepada otoritas keselamatan lalu
lintas Amerika Serikat, National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA),
menyebut sumber masalah berasal dari kapasitor pada papan sirkuit sensor berat
penumpang depan.
Komponen tersebut berpotensi mengalami retak dan korsleting
internal ketika terpapar kelembapan dalam jangka waktu tertentu. Jika kerusakan
terjadi, sistem dapat salah mendeteksi kondisi penumpang sehingga airbag depan
maupun airbag lutut penumpang tetap mengembang meski kursi ditempati bayi dalam
kursi khusus anak, anak-anak, atau penumpang bertubuh kecil.
Kondisi tersebut dinilai berbahaya karena tekanan penuh
airbag dapat meningkatkan risiko cedera bagi penumpang yang seharusnya tidak
menerima perlindungan airbag secara penuh.
Menurut dokumen recall, cacat tersebut berkaitan dengan
perubahan material dasar yang digunakan pada papan sirkuit sensor. Material
pengganti itu dinilai dapat menimbulkan tekanan tambahan pada papan sirkuit
sehingga meningkatkan kemungkinan kapasitor mengalami keretakan.
NHTSA menjelaskan bahwa recall terbaru ini merupakan
perluasan dari program penarikan yang telah diumumkan Honda pada 2024.
Perluasan dilakukan setelah ditemukan sejumlah kekeliruan
dari pemasok, mulai dari perhitungan yang tidak tepat terkait akhir masa
produksi komponen bermasalah, penggunaan data yang kurang akurat dalam
mengidentifikasi kendaraan terdampak, hingga proses verifikasi yang dianggap
belum memadai.
Sebagai langkah perbaikan, dealer Honda dan Acura akan
mengganti sensor berat penumpang dengan komponen baru yang menggunakan material
dasar asli dan telah dipastikan bebas dari potensi cacat tersebut.
Honda berencana mulai mengirimkan surat pemberitahuan kepada
pemilik kendaraan yang terdampak pada 6 Juli 2026 agar segera melakukan
pemeriksaan dan penggantian komponen di jaringan dealer resmi.