Kabar duka datang dari dunia sepak bola Prancis setelah
pemain muda Kenzo Kies meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Rhone, dekat
Lyon, Prancis.
Kies (21) merupakan pemain tim B klub peserta kompetisi Liga
Prancis, Guingamp. Ia sempat berada dalam kondisi kritis setelah berhasil
dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran pada Senin (22/6/2026).
Ia akhirnya mengembuskan napas terakhir di rumah sakit pada
Rabu (24/6/2026) waktu setempat. Seperti dilansir dari BBC, Kenzo Kies bersama
tiga rekannya masuk ke Sungai Rhone untuk mendinginkan diri dari gelombang
panas ekstrem yang melanda Prancis.
Suhu udara di sejumlah wilayah negara tersebut dilaporkan
mencapai 40 derajat celsius pada pekan ini. Tim penyelamat berhasil
mengevakuasi tiga orang dalam kondisi selamat.
Namun, Kies menjadi korban terakhir yang ditemukan setelah
sempat hilang di sungai tersebut. Perdana Menteri Prancis, Sebastien Lecornu,
sebelumnya mengungkapkan bahwa sedikitnya 40 orang meninggal akibat insiden
tenggelam yang berkaitan dengan gelombang panas sejak pekan lalu.
Sebelum bergabung dengan Guingamp pada musim kompetisi
2025/2026, Kies merupakan bagian dari akademi muda Lyon dan Saint-Etienne. Saat
berseragam Guingamp, ia bermain untuk tim cadangan klub itu yang tampil pada
kompetisi kasta kelima Liga Prancis.
Melalui akun resmi di media sosial, Guingamp menyampaikan
belasungkawa atas kepergian pemain mudanya tersebut. Klub juga menyatakan akan
memberikan dukungan penuh kepada keluarga Kies dalam menghadapi masa sulit
tersebut.
"Guingamp berduka setelah menerima kabar meninggalnya
Kenzo Kies, pemain muda klub kami," tulis Guingamp.
Sementara itu, Saint-Etienne juga menyampaikan penghormatan
terakhir kepada mantan pemain akademinya.
"Saint-Etienne menyampaikan belasungkawa yang tulus
kepada keluarga dan orang-orang terdekatnya, termasuk rekan setim serta para
pelatih yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Ia dikenal sebagai
pemain berbakat dan sosok muda yang rendah hati serta dihargai oleh semua
orang. Kenzo kehilangan nyawanya dalam keadaan yang sangat tragis," demikian
pernyataan Saint-Etienne.
Klub Saint-Etienne juga mengonfirmasi bahwa mereka tengah
menyiapkan penghormatan khusus untuk Kies, yang akan dilakukan di Stadion
Geoffroy-Guichard pada awal musim mendatang.