Perseteruan mengenai akses pertemuan anak antara Sarwendah dan Ruben Onsu kembali mencuat. Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, membantah tudingan pihaknya mempersulit Ruben Onsu bertemu dengan anak-anak setelah perceraian.
Isu ini sebelumnya mencuat setelah pihak Ruben Onsu dan kuasa hukumnya, Minola Sebayang, menyebut adanya hambatan dalam komunikasi dan pertemuan dengan anak.
Chris Sam Siwu mempertanyakan dasar klaim bahwa Ruben Onsu dipersulit bertemu anak-anaknya. Ia menegaskan tidak ada bukti yang menunjukkan adanya upaya penghalangan dari kliennya.
“Kalau RO (Ruben Onsu) dan kuasa hukumnya bilang dipersulit ketemu anak-anaknya, mana bukti dipersulitnya? Tunjukkan RO pernah meminta (bertemu anak) tidak ke klien kami, karena ini antara ibu dan bapak. Coba tanyakan pernah tidak RO WhatsApp klien kami meminta anak?” ujar kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu dikutip dari channel Intens Investigasi, Minggu (31/5/2026).
Ia menegaskan, Sarwendah tidak pernah menghalangi hubungan anak dengan ayahnya.
“Klien kami (Sarwendah) tidak pernah menghalangi. Masa ayah dan anak dibatasi? Tapi karena harus ada perjanjian tertulis, dibuat seperti itu,” lanjutnya.
Meski membantah adanya pembatasan, pihak Sarwendah meminta agar pertemuan tetap memperhatikan jadwal dan aktivitas anak yang masih bersekolah.
“Klien kami hanya minta, jadwal kegiatan anak-anak jangan diganggu atau ditabrak untuk bertemu. Karena klien kami sekali lagi tidak pernah menutup satu hari pun untuk RO bertemu anak-anaknya,” jelasnya.
Menurutnya, prioritas utama tetap pada keseharian dan pendidikan anak.
Chris juga menyampaikan Sarwendah membuka kesempatan bagi Ruben Onsu untuk bertemu anak-anak di rumah kapan pun.
“Kalau memang RO mau datang ke rumah, ya silakan karena pintu rumah tidak pernah ditutup,” katanya.
Ia menegaskan, tidak ada upaya menjauhkan anak dari ayahnya.