Presiden Prabowo Subianto meyakini Indonesia dapat menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat -->

Presiden Prabowo Subianto meyakini Indonesia dapat menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat

Kamis, 11 Juni 2026

  

Presiden Prabowo Subianto meyakini Indonesia dapat menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia pada 2045.

 


Keyakinan itu disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) 2026 di Lampung, Rabu (10/6/2026).

"Kita sudah algoritmanya, sudah ada. Hitungannya sudah ada. Kalau kita pandai, kalau kita cerdas, 2045 kita ekonomi keempat terbesar di dunia," ujar Prabowo.

Di hadapan para pengusaha, Prabowo meyakini Indonesia dapat menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat setelah China, Amerika Serikat (AS), dan India.

"Yang muncul nanti nomor satu China, nomor dua Amerika Serikat, nomor tiga India, nomor empat Republik Indonesia," ujarnya.

Menurut Prabowo, banyak negara saat ini memandang Indonesia sebagai negara yang memiliki prospek cerah dan sulit dibendung dari sisi pertumbuhan ekonomi.

"Kita percaya kita bisa membangun Indonesia yang hebat. Semua negara melihat sebenarnya Indonesia tidak terbendung," kata Prabowo.

Prabowo menilai 2045 akan menjadi momentum bagi para pengusaha muda peserta Munas Hipmi untuk berada pada posisi terbaik dalam karier dan kontribusi mereka terhadap pembangunan bangsa.

"Saudara-saudara, pada saat itu, 2045, 19 tahun lagi, kan? 20 tahun lagi. Saudara-saudara berada di puncak kariermu," ucapnya.

Dalam suasana yang disambut tawa peserta, Prabowo kemudian berkelakar dirinya akan terus mengawasi perjalanan para pengusaha muda tersebut bahkan setelah dipanggil Tuhan.

"Saya nanti di Hambalang monitor kalian di bawah kalau belum dipanggil Yang Maha Kuasa. Kalau dipanggil Yang Maha Kuasa, tetap saya monitor kalian," ujarnya.

"Kalau kalian kurang ajar, malam-malam aku turun cari kau. Jangan main-main kau. Kau melanggar, berkhianat kepada Merah Putih, aku turun aku cari kau," tambahnya.