Seringnya mengonsumsi alkohol menjadi alasan Taufik Hidayat tega melakukan penyekapan hingga penganiayaan secara sadis terhadap kekasihnya YTR. Hal itu dibeberkan -->

Seringnya mengonsumsi alkohol menjadi alasan Taufik Hidayat tega melakukan penyekapan hingga penganiayaan secara sadis terhadap kekasihnya YTR. Hal itu dibeberkan

Rabu, 24 Juni 2026

 

Seringnya mengonsumsi alkohol menjadi alasan Taufik Hidayat tega melakukan penyekapan hingga penganiayaan secara sadis terhadap kekasihnya YTR. Hal itu dibeberkan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan dalam jumpa pers di Mapolda Jawa Barat, Selasa (23/6/2026).

 




Diungkapkan Irjen Rudi, pelaku hampir setiap hari mengonsumi alkohol dan itu membuatnya sering cekcok dengan kekasihnya hingga berujung melakukan penganiayaan.

"Kami sudah melakukan tes narkoba dan hasilnya negatif. Pelaku mengakui sebelumnya mengonsumsi minuman keras," ujar Irjen Rudi.

Menurut Rudi, pelaku juga mengaku menyesali perbuatannya. Selama menjalin hubungan dengan korban, keduanya disebut hampir setiap hari terlibat pertengkaran yang kemudian berujung pada tindak kekerasan.

"Dia mengakui dan menyesal. Pelaku menyampaikan bahwa pengaruh konsumsi alkohol menjadi salah satu faktor yang memicu tindakannya. Hampir setiap hari mereka cekcok," katanya.

Sebelumnya, Taufik ditangkap di rumah kerabatnya di kawasan Perumahan Griya Pesona, Kabupaten Bandung Barat, pada Selasa sore sekitar pukul 18.30 WIB. Polisi telah membuntuti pergerakan pelaku sejak pagi hingga akhirnya berhasil mengamankannya.

Kapolda mengungkapkan sebelum ditangkap, Taufik sempat melarikan diri ke Tangerang karena menganggap wilayah tersebut aman. Namun, karena merasa takut dan kebingungan, ia kembali ke Jawa Barat hingga akhirnya berhasil dilacak aparat.

"Pelaku merasa takut, curiga kepada semua orang, dan tidak tahu harus pergi ke mana hingga akhirnya kembali ke Majalaya dan berhasil kami tangkap," ujar Rudi.

Polisi memastikan pelarian Taufik dilakukan seorang diri tanpa bantuan pihak lain. Saat ini penyidik masih mendalami motif serta rangkaian dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dialami korban selama beberapa tahun terakhir.