Suzuki kembali membuat gebrakan di pasar otomotif Australia dengan meluncurkan varian paling premium dan mahal dari jajaran SUV legendaris mereka -->

Suzuki kembali membuat gebrakan di pasar otomotif Australia dengan meluncurkan varian paling premium dan mahal dari jajaran SUV legendaris mereka

Kamis, 18 Juni 2026

 

Suzuki kembali membuat gebrakan di pasar otomotif Australia dengan meluncurkan varian paling premium dan mahal dari jajaran SUV legendaris mereka. Dinamakan Suzuki Jimny XL Rhino Edition, mobil ikonik dengan kemampuan penggerak empat roda (4WD) ini diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas serta membawa sederet peningkatan tampilan yang eksklusif.

 


Menggunakan basis dari Jimny XL versi lima pintu, edisi spesial "Badak" ini dipasarkan dengan harga yang cukup fantastis. Untuk varian transmisi manual, Suzuki membanderolnya seharga AU$ 44.990 (sekitar Rp 488 jutaan), sedangkan untuk varian otomatis dihargai AU$ 47.490 (sekitar Rp 5 15 jutaan) sebelum biaya di jalanan (on-road costs). Lompatan harga ini diperkirakan akan membuat total pengeluaran konsumen menembus angka AU$ 50.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah Jimny.

Jika dibandingkan dengan masa awal peluncurannya, nilai jual mobil ini memang meroket tajam. Harga Jimny XL Rhino otomatis ini hampir menyentuh dua kali lipat dari harga peluncuran awal Jimny tiga pintu versi manual pada tahun 2019 silam.

“Namun, pihak Suzuki Australia menegaskan bahwa selisih harga AU$ 10.000 yang lebih mahal dari versi standar ini sangat sepadan dengan tumpukan aksesori resmi serta kosmetik langka yang didapatkan pembeli,” tulis Drive, Rabu (17/6/2026).

Dari sisi eksterior, Jimny XL Rhino langsung menarik perhatian berkat balutan warna Kinetic Yellow (kuning menyala) yang biasanya hanya tersedia eksklusif untuk versi tiga pintu. Penampilan mencolok tersebut dipadukan dengan atap kontras berwarna Pearl Black, pelek paduan logam (alloy) 15 inci dengan desain unik, serta emblem dan stiker dekoratif (decals) bertema Rhino yang terpasang khusus di bodi mobil.

Kesan retro yang tangguh semakin diperkuat dengan dipasangnya gril depan berdesain warisan klasik bertuliskan "SUZUKI" serta tambahan pelindung bumper depan (front garnish) dan rok samping berwarna perak satin (satin silver). Tidak ketinggalan, Suzuki juga menyertakan penahan lumpur (mudflaps) resmi di bagian roda depan dan belakang untuk menegaskan aura petualangannya.

Masuk ke bagian interior, nuansa kemewahan dan detail eksklusif langsung terasa. Pembeli akan disuguhi kisi-kisi AC yang dikelilingi warna perak satin, pegangan pintu serta dasbor berlapis kulit hitam dengan jahitan kontras warna kuning. Di bagian pegangan tersebut, terdapat pula logo badak (Rhino) yang diukir menggunakan teknologi laser. Suasana kabin pun dibuat semakin estetik berkat lampu iluminasi ruang kaki yang memiliki opsi delapan warna.

Kenyamanan berkendara di dalam kabin juga ditunjang oleh pemutakhiran sistem audio menggunakan pengeras suara (speaker) dari Pioneer. Untuk melengkapi dekorasi interior, Suzuki menyertakan karpet lantai berbahan karet dengan merek Jimny, lampu proyeksi di bawah pintu (puddle light) yang menyala saat pintu dibuka, serta kenop transmisi retro khusus untuk versi manual atau bingkai perak untuk versi otomatis.

Hal unik lainnya dari pembelian mobil ini adalah adanya paket serah terima (Delivery Pack) eksklusif yang tidak bisa dibeli secara terpisah di katalog biasa. Paket merchandise bermerek Rhino tersebut berisi kotak kunci logam, gantungan kunci, topi model bucket, lentera portabel, botol minum, selimut, termos tumbler, kotak pendingin (cooler box), hingga speaker Bluetooth portabel. Uniknya, Suzuki bahkan menyelipkan satu kotak cokelat praline premium dari merek Koko Black di dalamnya.

Distribusi resmi untuk unit Suzuki Jimny XL Rhino Edition ini dijadwalkan akan dimulai secara bertahap pada 1 Juli 2026  mendatang di hampir seluruh wilayah Australia. Meski belum merilis angka pasti mengenai kuota produksinya, Suzuki mengonfirmasi bahwa ketertarikan pasar terhadap edisi Rhino ini sudah melampaui ekspektasi awal perusahaan dan diprediksi akan menjadi buruan utama para kolektor mobil maupun pembeli pertama.