Gelandang Timnas Prancis Warren Zaire-Emery menegaskan timnya bertekad membalas kekalahan dari Spanyol saat kedua tim bertemu pada semifinal Piala Dunia 2026, -->

Gelandang Timnas Prancis Warren Zaire-Emery menegaskan timnya bertekad membalas kekalahan dari Spanyol saat kedua tim bertemu pada semifinal Piala Dunia 2026,

Rabu, 15 Juli 2026

 

Gelandang Timnas Prancis Warren Zaire-Emery menegaskan timnya bertekad membalas kekalahan dari Spanyol saat kedua tim bertemu pada semifinal Piala Dunia 2026, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Les Bleus masih menyimpan kenangan pahit setelah disingkirkan La Furia Roja pada semifinal Euro 2024.

 


Prancis dan Spanyol akan kembali bentrok untuk memperebutkan satu tiket ke final Piala Dunia 2026. Zaire-Emery menilai Prancis kini datang dengan kekuatan yang berbeda dibandingkan dua tahun lalu. Ia optimistis timnya mampu membalas kekalahan tersebut.

"Kami memiliki tim yang berbeda, menurut saya. Kami siap. Kami ingin menang melawan Spanyol dan membalas kekalahan kami. Kami harus tetap fokus. Ini adalah pertandingan semifinal dan itulah yang akan kami lakukan. Kami akan memberikan yang terbaik besok," kata Zaire-Emery, dalam konferensi pers menjelang laga, dikutip Selasa (14/7/2026).

Pemain 19 tahun itu merupakan bagian dari skuad Prancis di Euro 2024, meski tidak mendapat kesempatan bermain. Ia baru menjalani debut pada turnamen besar saat tampil dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Maroko.

Dalam kesempatan yang sama, Zaire-Emery juga menanggapi pernyataan mantan Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy yang menuai kontroversi setelah menyebut timnas Prancis "tidak memiliki pemain Prancis". Meski mengaku belum membaca langsung pernyataan tersebut, Zaire-Emery menegaskan keberagaman justru menjadi kekuatan utama Les Bleus.

"Tim Prancis ini dihuni pemain dengan latar belakang dan asal-usul yang berbeda, dan itulah yang membentuk Prancis. Kami adalah kelompok yang bersatu, kami senang bisa bersama, dan hanya itu yang penting," ujarnya.

Pelatih Prancis Didier Deschamps berpeluang melakukan satu perubahan pada susunan pemain dibandingkan saat mengalahkan Maroko di perempat final. Gelandang Real Madrid Aurelien Tchouameni yang sempat absen dalam dua pertandingan terakhir akibat cedera otot kini sudah kembali tersedia dan berpeluang menggantikan Manu Kone di lini tengah.

Deschamps juga memastikan kondisi Kylian Mbappe tidak mengkhawatirkan meski sempat mengalami benturan di pergelangan kaki saat menghadapi Maroko dan tidak menyelesaikan sesi latihan penuh pada Senin (13/7/2026).

"Ya, dia berlatih. Dia diizinkan mengikuti latihan selama 10 menit pada satu sesi, bukan 15 menit," kata Deschamps mengenai kondisi Mbappe.

Meski Prancis tampil impresif sepanjang turnamen, Deschamps tetap menilai Spanyol sebagai tim favorit untuk memenangkan laga semifinal. Menurut pelatih yang membawa Prancis juara Piala Dunia 2018 itu, performa Spanyol terus meningkat sejak pertandingan pertama mereka pada Piala Dunia 2026.