DRadioQu.com, BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal (Iyay Mirza), secara resmi melepas keberangkatan salah satu putra terbaik daerah, Mas Pangeran Yan Vandika Muhammad Mulia, untuk mengikuti program vokasi Ausbildung ke Jerman. Pelepasan tersebut dirangkaikan dengan audiensi bersama pengurus, dewan guru, dan siswa Siger Lingua International (SLI) di Ruang Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (29/07/2026).
Mas Pangeran—sapaan akrab Yan Vandika—berhasil lolos dari rangkaian seleksi ketat untuk mengikuti program Ausbildung selama tiga tahun di Jerman, dengan peluang perpanjangan program bagi peserta berprestasi. Alumni Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor (Kalianda dan Ponorogo) ini menguasai tiga bahasa asing, yaitu bahasa Arab, Inggris, dan Jerman.
Dalam arahannya, Gubernur Iyay Mirza menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus pesan motivasi kepada Mas Pangeran dan para siswa SLI lainnya agar terus menjaga integritas selama menuntut ilmu di luar negeri.
"Saya mendukung penuh program ini dan berharap anak-anak sekalian belajar dengan tekun dan serius. Jaga selalu harkat, martabat, dan marwah Provinsi Lampung. Saya ingin kalian semua sukses dan membawa harum nama daerah di tingkat internasional," ujar Gubernur.
Keberhasilan ini disambut haru dan bangga oleh Mas Pangeran. Ia menyampaikan rasa syukur dan memohon restu untuk kelancaran studinya di Negeri Pipa tersebut.
"Saya bersyukur sekali bisa lolos dalam proses seleksi program Ausbildung ini. Ini memang yang saya cita-citakan. Mohon doa dari Bapak Gubernur agar saya diberikan kelancaran dan nantinya bisa membawa kebaikan bagi Provinsi Lampung," ungkapnya.
Rasa bangga juga disampaikan oleh jajaran pengurus dan dewan guru SLI, sebuah lembaga pendidikan bahasa Jerman di Lampung tempat Mas Pangeran menimba ilmu persiapan.
Kyai Mova, pengurus sekaligus dewan guru SLI, menyampaikan keberhasilan ini merupakan pencapaian berharga yang diharapkan dapat memicu semangat siswa lainnya. "Sebuah kebanggaan bagi Lampung atas prestasi Mas Pangeran. Kami ikut bahagia dan berharap langkah ini segera diikuti oleh siswa-siswa SLI lainnya," tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Kyai Trijoko dan Dwi Agus selaku pengurus SLI turut menyampaikan apresiasi atas perhatian penuh dari Pemerintah Provinsi Lampung.
"Keberangkatan Mas Pangeran menjadi tonggak keberhasilan program kami. Terima kasih atas perhatian dan dukungan Bapak Gubernur. Semoga ini menjadi pemicu motivasi bagi generasi muda Lampung untuk terus berprestasi di kancah global," pungkas Trijoko.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan seperti Siger Lingua International, pencapaian ini diharapkan mampu membuka jalan lebih luas bagi pemuda-pemudi Lampung untuk bersaing dan mengukir prestasi di tingkat internasional. (Brm/Tim)