Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO)
Danantara Dony Oskaria memperkuat sinergi antarbadan usaha milik negara (BUMN)
untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar
mampu memberikan layanan yang semakin luas dan efektif bagi masyarakat desa.
Dony mengatakan integrasi KDKMP saat ini masih berada pada
tahap awal sehingga masih memerlukan sejumlah penyempurnaan. Menurut dia,
pemerintah akan terus membenahi sistem dan memperluas layanan agar manfaat
koperasi tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.
“Sekarang ini integrasi KDKMP memang masih di tahap awal,
jadi masih ada yang harus disempurnakan. Ke depan kita bakal terus benahi
supaya sistemnya makin rapi, layanannya makin lengkap, dan masyarakat desa bisa
merasakan manfaatnya secara langsung,” ujar Dony dilansir dari Antara, Kamis
(16/7/2026).
KDKMP dipersiapkan menjadi salah satu penggerak ekonomi
sekaligus pusat layanan terpadu bagi masyarakat desa.
Melalui jaringan koperasi yang tersebar di berbagai wilayah,
KDKMP diharapkan mampu memperkuat distribusi berbagai kebutuhan pokok
masyarakat, mulai dari LPG 3 kg, beras SPHP, Minyakita, hingga pupuk
bersubsidi.
Selain menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, KDKMP juga
akan menghadirkan berbagai layanan yang memudahkan masyarakat desa, seperti
penyaluran pembiayaan Mekaar, layanan perbankan BRILink, serta akses logistik
melalui Pos Indonesia.
Berbagai layanan tersebut diharapkan dapat memperluas akses
masyarakat terhadap layanan keuangan, logistik, dan kebutuhan dasar dalam satu
ekosistem yang terintegrasi.
Untuk mendukung operasional KDKMP, Dony menggelar pertemuan
bersama jajaran Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Pupuk Indonesia, PTPN IV,
RNI (ID FOOD), Bulog, dan Agrinas Palma.
Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antar-BUMN
guna mendukung operasional KDKMP agar mampu memberikan layanan yang semakin
luas dan efektif bagi masyarakat desa.
Menurut Dony, sinergi lintas BUMN menjadi langkah awal untuk
terus menyempurnakan layanan KDKMP sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih
luas oleh masyarakat.
Melalui kolaborasi tersebut, KDKMP diharapkan tidak hanya
menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga berkembang sebagai pusat
aktivitas ekonomi desa yang mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap
layanan keuangan, logistik, pembiayaan, serta berbagai program pemberdayaan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk
memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus menghadirkan pelayanan yang lebih
dekat, mudah, dan merata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.