Pengakuan tersebut disampaikan saat Denny Sumargo menanyakan maksud permintaan maaf y -->

Pengakuan tersebut disampaikan saat Denny Sumargo menanyakan maksud permintaan maaf y

Kamis, 30 Juli 2026

 

Pengakuan tersebut disampaikan saat Denny Sumargo menanyakan maksud permintaan maaf yang sebelumnya diunggah Sarwendah.

 


"Sebenarnya waktu itu permintaan maaf yang kamu bikin itu arahnya ke mana?" tanya Denny Sumargo, Kamis (29/7/2026).

 

Menjawab pertanyaan tersebut, Sarwendah menegaskan permintaan maafnya ditujukan kepada masyarakat karena merasa telah memberikan contoh yang kurang baik.

 

Sarwendah mengakui ucapannya tidak pantas disampaikan di ruang publik. Karena itu, ia memilih untuk lebih banyak diam dan melakukan introspeksi.

 

"Aku tahu kalau misalnya omongan aku tidak pantas di ranah publik, jadi aku meminta maaf telah mencontohkan segala sesuatu yang tidak baik. Makanya aku lebih memilih diam," bebernya.

 

Sarwendah Pilih Introspeksi Diri

Sarwendah mengaku, menyimpan banyak hal yang tidak diungkapkan kepada publik. Menurutnya, jika berada di posisi Ruben Onsu, ia juga akan merasa tidak nyaman.

 

"Kalau aku ada di posisi itu tentu ada perasaan tidak nyaman. Beberapa bulan ini aku lebih memilih berdiam diri supaya lebih mengoreksi diri sendiri. Satu, aku enggak mau bikin huru-hara, kedua aku tidak mau melibatkan banyak orang," bebernya.

 

Ia juga meminta masyarakat memberikan kritik secara bijak apabila dirinya melakukan kesalahan.

 

"Kalian boleh mengajarkan aku apabila aku salah, tetapi tidak untuk menghina atau memfitnah. Aku tahu aku salah. Aku juga tahu kalau aku mau memperbaiki ini, tetapi aku yang melakukan ini. Jadi, aku enggak mau melibatkan banyak orang di dalam ini," ucapnya sambil menangis.

 

Sarwendah mengungkapkan salah satu alasan memilih diam adalah demi menjaga kondisi psikologis anak-anaknya.

 

"Makanya aku lebih memilih diam karena aku memiliki anak," lanjutnya.

 

Sarwendah Khawatir Anak Jadi Korban Perundungan

Sarwendah mengaku sangat khawatir ketika polemik yang melibatkan dirinya dan Ruben Onsu diketahui oleh kedua putrinya.

 

Sebagai ibu, ia mengaku tidak mudah menghadapi situasi tersebut, terlebih ketika pemberitaan di media dan media sosial semakin meluas.

 

"Aku sebagai single fighter tidak gampang sebenarnya kalau menanggapi anak-anak. Ketika berita ini ter-blow up, aku sangat takut anak-anak tahu mengenai berita-berita di luar sana," ujarnya.

 

Sarwendah mengatakan putri sulungnya, Thalia, mengetahui polemik tersebut bukan dari dirinya. Ia juga mengklaim anak-anaknya menjadi sasaran perundungan.

 

"Aku kaget karena Cici (Thalia) tahu bukan dari aku. Mereka kena bully," katanya.

 

Ia membantah berbagai tudingan yang beredar di media sosial mengenai anak-anaknya.

 

"Aku mau klarifikasi di sini bahwa anak-anak aku adalah anak yang baik, sopan, dan berprestasi. Tidak ada satu pun kalimat dari mereka yang di luar sana bilang bahwa Nia ngomongin orang pencitraan, dan itu tidak benar sama sekali. Anak saya di-bully, media sosial sekolahnya juga di-bully," ungkapnya sambil menangis.

 

Sarwendah mengaku sangat terpukul melihat anak-anaknya ikut menerima dampak dari polemik tersebut.

 

"Saya sebagai ibu benar-benar sakit hati, sedih sekali karena anak saya tidak melakukan hal itu. Namun, dia dihujat sama orang-orang yang tidak tahu melakukan hal seperti itu," tutupnya sambil mengusap air mata.