Banteng Jabar U-17 keluar sebagai juara Soekarno Cup 2026
setelah mengalahkan Banteng Bali U-17 dengan skor 5-3 melalui adu penalti pada
laga final di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (24/8/2026)
malam.
Adu penalti harus menjadi penentu setelah kedua tim bermain
imbang 0-0 sepanjang waktu normal hingga babak tambahan. Kegagalan algojo
keempat Banteng Bali menjadi momentum bagi Banteng Jabar untuk mengunci gelar.
GliaStudios
Sejak pertandingan dimulai, kedua kesebelasan langsung
menunjukkan permainan agresif. Banteng Jabar dan Banteng Bali bergantian
membangun serangan serta menciptakan peluang, tetapi belum mampu menghasilkan
gol.
Kebuntuan terus berlangsung sampai waktu normal berakhir.
Pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak tambahan karena skor tetap 0-0.
Pada fase tersebut, kedua tim kembali mendapatkan sejumlah
kesempatan. Namun, penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat kedudukan
tidak berubah.
Ketegangan meningkat menjelang berakhirnya babak tambahan
kedua. Bek Banteng Bali I Made Yasa melakukan tekel keras terhadap penyerang
Banteng Jabar Ramdan Maulana.
Wasit Erfan Efendi kemudian meninjau insiden tersebut
melalui video assistant referee (VAR). Setelah pemeriksaan, I Made Yasa
diganjar kartu merah langsung sehingga Banteng Bali harus menyelesaikan sisa
pertandingan dengan 10 pemain.
Meski unggul jumlah pemain, Banteng Jabar tetap tidak mampu
mencetak gol hingga peluit akhir babak tambahan. Penentuan juara pun harus
dilakukan melalui adu penalti.
Pada babak tersebut, tiga penendang pertama dari
masing-masing tim mampu menjalankan tugasnya. Situasi berubah ketika I Kadek
Arta maju sebagai eksekutor keempat Banteng Bali. Tendangannya yang mengarah ke
tengah berhasil ditepis penjaga gawang Banteng Jabar.
Banteng Jabar kemudian menjaga kesempurnaan eksekusinya.
Penendang kelima berhasil mencetak gol sekaligus memastikan kemenangan 5-3 dan
membawa tim asal Jawa Barat tersebut menjadi juara Soekarno Cup 2026.
Banteng Bali U-17 harus puas mengakhiri turnamen sebagai
runner-up. Sementara itu, Banteng Papua Raya U-17 merebut posisi ketiga setelah
menundukkan Banteng Jatim U-17 dengan skor 3-1 dalam pertandingan yang juga
berlangsung di Stadion GBT.
Sebagai juara, Banteng Jabar U-17 mendapatkan uang pembinaan
sebesar Rp 150 juta. Banteng Bali U-17 menerima Rp 100 juta sebagai runner-up,
sedangkan Banteng Papua Raya U-17 memperoleh Rp 75 juta.
Tim peserta lainnya juga memperoleh uang pembinaan dalam
rangkaian penyelenggaraan Soekarno Cup 2026.
Turnamen tersebut mempertemukan sekitar 400 pemain muda dari
16 provinsi. Soekarno Cup menjadi wadah bagi talenta sepak bola usia muda dari
berbagai daerah untuk mendapatkan pengalaman kompetitif.
Ajang tersebut juga diarahkan untuk menanamkan nilai sportivitas,
disiplin, persatuan, serta kepedulian sosial kepada para pemain muda.