Tanaman hias tidak hanya cocok ditempatkan di halaman atau
area luar rumah. Sejumlah jenis tanaman juga dapat tumbuh dengan baik di dalam
ruangan sekaligus menjadi elemen dekorasi yang membuat suasana rumah terasa
lebih segar.
Tanaman indoor umumnya tidak membutuhkan perawatan yang
rumit. Selama memperoleh pencahayaan dan penyiraman yang sesuai, sejumlah
tanaman hias dapat tumbuh dengan baik di dalam ruangan.
Menghimpun berbagai sumber, Jumat (21/8/2026), berikut tujuh
tanaman indoor yang mudah dirawat dan cocok digunakan untuk mempercantik
berbagai sudut rumah.
1. Monstera
Monstera menjadi salah satu tanaman hias populer untuk
mempercantik ruangan. Tanaman ini memiliki daun berukuran lebar dengan bentuk
khas yang mudah dikenali.
Meski berasal dari wilayah tropis, monstera tidak menyukai
paparan sinar matahari langsung. Tanaman ini tetap membutuhkan pencahayaan yang
cukup, tetapi sebaiknya diletakkan di area dengan cahaya tidak langsung.
Perawatannya relatif mudah. Monstera cukup disiram ketika
media tanam mulai mengering. Hindari penyiraman terlalu sering karena kondisi
tanah yang terlalu basah dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.
2. Peace Lily
Peace lily juga menjadi pilihan tanaman indoor untuk
memberikan kesan segar pada ruangan. Tanaman ini memiliki daun berwarna hijau
dan bunga putih yang menjadi ciri khasnya.
Peace lily cukup toleran terhadap kondisi minim cahaya untuk
sementara waktu. Namun, tanaman tetap membutuhkan cahaya tidak langsung agar
dapat tumbuh secara optimal.
Perawatannya pun sederhana. Peace lily dapat ditanam
menggunakan campuran tanah dan pupuk kompos matang agar media tanam lebih
subur. Penyiraman dapat dilakukan ketika permukaan tanah mulai mengering,
sedangkan pemupukan cukup dilakukan sekitar satu kali dalam sebulan.
3. Spider Plant atau Lili Paris
Spider plant atau lili paris memiliki daun panjang dan
ramping yang tumbuh menjuntai. Bentuk tersebut membuat tanaman ini cocok
ditempatkan di rak, meja, maupun pot gantung.
Lili paris termasuk tanaman hias yang mudah dirawat dan
tidak membutuhkan perhatian khusus. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di
tempat yang memperoleh cahaya terang secara tidak langsung.
Penyiraman cukup dilakukan ketika media tanam mulai
mengering. Pastikan pot memiliki lubang drainase yang baik agar air tidak
menggenang dan menyebabkan masalah pada akar.
4. Palem Bambu
Palem bambu merupakan salah satu tanaman hias yang dapat
digunakan untuk membuat suasana ruangan terasa lebih segar. Tanaman ini berasal
dari hutan hujan tropis di Meksiko.
Daunnya yang tumbuh rimbun dapat memberikan kesan sejuk dan
alami pada ruangan. Palem bambu juga relatif mudah dirawat serta mampu
beradaptasi di area dengan pencahayaan cukup maupun tempat yang teduh.
Agar tumbuh dengan baik, palem bambu membutuhkan media tanam
yang lembap. Meski demikian, penyiraman perlu diperhatikan karena tanaman ini
tidak dapat tumbuh optimal dalam kondisi terlalu basah.
Berikan air secukupnya dan hindari media tanam tergenang.
Palem bambu juga dapat beradaptasi dengan suhu dan tingkat kelembapan yang
umumnya terdapat di dalam ruangan.
5. Lidah Mertua
Lidah mertua menjadi pilihan lain bagi Anda yang mencari
tanaman indoor dengan perawatan sederhana. Selain memiliki nilai estetika,
tanaman ini juga dikenal dapat membantu mengurangi polutan udara di dalam
ruangan.
Lidah mertua juga dapat bertahan di area dengan pencahayaan
rendah. Tanaman ini bahkan dikenal mampu menghasilkan oksigen pada malam hari.
Dari sisi perawatan, lidah mertua tidak membutuhkan
perawatan yang rumit. Penyiraman dapat dilakukan sekitar satu hingga dua minggu
sekali, tergantung kondisi media tanam. Pemberian pupuk juga tidak perlu
terlalu sering. Tanaman ini mampu bertahan dalam kondisi udara yang relatif
kering sehingga cocok ditempatkan di dalam ruangan.
6. Anthurium
Anthurium memiliki bentuk daun yang unik dan menarik
sehingga kerap digunakan sebagai tanaman hias di dalam rumah. Tanaman ini dapat
ditempatkan di berbagai sudut ruangan untuk menambah unsur dekoratif.
Meski mudah dirawat, anthurium tetap membutuhkan kondisi
media tanam yang sesuai. Hindari penyiraman secara berlebihan agar akar tidak
terus-menerus berada dalam kondisi basah yang dapat memicu pembusukan.
Gunakan media tanam yang gembur dan memiliki drainase baik,
misalnya campuran sekam dan kompos. Penyiraman dapat disesuaikan dengan kondisi
media tanam.
7. Sukulen Roseum
Sukulen roseum dapat menjadi pilihan tanaman hias berukuran
mungil untuk ditempatkan di dekat jendela atau di atas meja ruang tamu. Tanaman
ini memiliki bentuk daun yang menarik dengan ukuran sekitar 10-15 sentimeter.
Warna daunnya merupakan perpaduan hijau, merah muda, dan
merah sehingga memberikan daya tarik tersendiri sebagai dekorasi ruangan.
Berbeda dari beberapa tanaman indoor lainnya, sukulen roseum
menyukai cahaya terang. Paparan cahaya yang cukup dapat membantu mempertahankan
warna daunnya. Untuk perawatannya, tanaman ini tidak perlu terlalu sering
disiram. Berikan air ketika media tanam sudah benar-benar kering agar tanaman
tidak mengalami kelebihan air.
Dengan memilih jenis tanaman yang sesuai dan memberikan
perawatan berdasarkan kebutuhannya, berbagai tanaman hias tersebut dapat
menjadi pilihan untuk mempercantik ruangan tanpa memerlukan perawatan rumit.