Di saat deretan produsen hypercar global kembali
berlomba-lomba menghadirkan transmisi manual, Lamborghini justru memilih untuk
melawan arus. Pabrikan otomotif eksotis asal Italia tersebut menegaskan tidak
memiliki rencana untuk meluncurkan kembali mobil berfitur tiga pedal dan tuas
transmisi manual dalam waktu dekat.
Disebutkan Carscoops, Selasa (18/8/2026), tren transmisi
manual belakangan ini memang tengah kembali naik daun di segmen mobil super
berharga fantastis. Pabrikan ternama seperti Pagani, Koenigsegg, hingga Gordon
Murray Automotive sukses membuat transmisi manual digandrungi para kolektor.
Bahkan, McLaren baru saja memperkenalkan seri McL 6GT yang dibekali transmisi
manual, menyusul Ferrari yang meluncurkan 12Cilindri Manuale.
Kendati pasar mengindikasikan lonjakan minat yang tinggi
terhadap transmisi manual di segmen eksotis, Lamborghini tetap teguh pada
pendiriannya. CEO Lamborghini, Stephan Winkelmann, secara terbuka menyatakan
bahwa pengembangan girboks manual bukanlah prioritas perusahaan saat ini.
"Bagi saya, ini bukan sesuatu yang ada dalam daftar
prioritas kami karena kami memiliki banyak agenda lain yang sedang
digarap," ungkap Winkelmann
"Transmisi manual sebagian besar ditujukan untuk
kolektor, dan hari ini kami tidak memiliki rencana ke arah sana,"
tambahnya.
Sebagai catatan historis, Lamborghini sudah cukup lama
meninggalkan girboks manual. Mobil jalan raya terakhir buatan pabrikan
Sant’Agata Bolognese yang mengusung transmisi manual adalah Gallardo LP560-2
edisi 50th Anniversary yang dirilis pada awal tahun 2013. Sementara itu,
Murciélago LP670-4 SV menjadi lini V12 terakhir dengan tiga pedal, di mana
konon hanya ada lima unit yang diproduksi di dunia.
Faktor teknis juga menjadi tantangan besar bagi Lamborghini.
Komitmen merek ini pada era elektrifikasi modern, seperti yang diterapkan pada
lini supercar hibrida Temerario dan Revuelto, membuat pengintegrasian girboks
manual menjadi sangat rumit secara rekayasa serta menelan biaya pengembangan
yang sangat tinggi.
Bandingkan dengan fokus Lamborghini saat ini yang lebih
memilih mengasah performa dan kecepatan ekstrem melalui teknologi terkini. Hal
itu dibuktikan lewat peluncuran Revuelto SV di Monterey Car Week yang dibekali
tenaga monster 1.050 HP dan torsi 1.425 Nm, yang hanya diproduksi terbatas
sebanyak 1.963 unit.