KecelakaKecelakaan beruntun lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Puncak-Cianjur, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat -->

KecelakaKecelakaan beruntun lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Puncak-Cianjur, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

Sabtu, 22 Agustus 2026

 KecelakaKecelakaan beruntun lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Puncak-Cianjur, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (21/8/2026) malam. Akibatnya dua orang meninggal dunia dan sembilan lainnya luka-luka.

 


Kecelakaan melibatkan satu truk boks Isuzu, Suzuki Ertiga, Toyota Avanza, serta dua sepeda motor. Seluruh korban telah dievakuasi tim gabungan untuk mendapatkan penanganan medis dan pendataan.

 

Kanit Gakum Polres Cianjur Ipda Ahmad Prio Gunawan mengatakan, kecelakaan bermula saat truk boks Isuzu yang mengangkut barang kebutuhan rumah tangga melaju dari arah Bogor menuju Cianjur.

 

Saat melintasi ruas jalan yang menurun, truk tersebut diduga mengalami kendala teknis hingga menabrak sejumlah kendaraan yang melaju dari arah berlawanan.

 “Alhamdulillah, tim gabungan beserta rekan-rekan ambulans sudah melakukan evakuasi korban ke rumah sakit,” ujarnya.

 

Menurutnya, dua korban meninggal dunia merupakan pengemudi dan penumpang Toyota Avanza. Sembilan korban lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

 

“Untuk korban luka ada sekitar sembilan, baik dari kendaraan roda dua maupun kendaraan lainnya,” katanya.

 

Polisi belum dapat memastikan penyebab kecelakaan, termasuk dugaan truk mengalami rem blong. Petugas menggandeng Dinas Perhubungan serta unsur terkait untuk memeriksa kendaraan dan memastikan faktor penyebab kecelakaan.

 

“Untuk sampai saat ini kami masih menggandeng rekan-rekan Dishub dan pihak lainnya untuk memastikan faktor-faktor apa penyebab dari kecelakaan ini. Perkembangannya masih terus kami dalami,” jelasnya.

 

Benturan beruntun menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan. Beberapa korban sempat terjebak di dalam kendaraan dan harus dievakuasi petugas gabungan.

 

Polisi masih melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa kondisi dan kelaikan truk boks Isuzu yang diduga menjadi pemicu kecelakaan. Arus lalu lintas Cianjur menuju Bogor maupun sebaliknya sempat mengalami kemacetan akibat kecelakaan tersebut.

 

Kepolisian mengimbau pengguna jalan yang melintas di jalur Puncak-Cianjur meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi ruas jalan menurun. Pengemudi juga diminta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan menjaga jarak aman.

 

“Kami mengimbau kepada pengguna jalan, khususnya di jalur Puncak, untuk selalu berhati-hati dan waspada, mengikuti arahan petugas, serta menyesuaikan kondisi kendaraan dan menjaga jarak aman,” pungkasnya.Kecelakaan beruntun lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Puncak-Cianjur, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (21/8/2026) malam. Akibatnya dua orang meninggal dunia dan sembilan lainnya luka-luka.

 

Kecelakaan melibatkan satu truk boks Isuzu, Suzuki Ertiga, Toyota Avanza, serta dua sepeda motor. Seluruh korban telah dievakuasi tim gabungan untuk mendapatkan penanganan medis dan pendataan.

 

Kanit Gakum Polres Cianjur Ipda Ahmad Prio Gunawan mengatakan, kecelakaan bermula saat truk boks Isuzu yang mengangkut barang kebutuhan rumah tangga melaju dari arah Bogor menuju Cianjur.

 

Saat melintasi ruas jalan yang menurun, truk tersebut diduga mengalami kendala teknis hingga menabrak sejumlah kendaraan yang melaju dari arah berlawanan.

 “Alhamdulillah, tim gabungan beserta rekan-rekan ambulans sudah melakukan evakuasi korban ke rumah sakit,” ujarnya.

 

Menurutnya, dua korban meninggal dunia merupakan pengemudi dan penumpang Toyota Avanza. Sembilan korban lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

 

“Untuk korban luka ada sekitar sembilan, baik dari kendaraan roda dua maupun kendaraan lainnya,” katanya.

 

Polisi belum dapat memastikan penyebab kecelakaan, termasuk dugaan truk mengalami rem blong. Petugas menggandeng Dinas Perhubungan serta unsur terkait untuk memeriksa kendaraan dan memastikan faktor penyebab kecelakaan.

 

“Untuk sampai saat ini kami masih menggandeng rekan-rekan Dishub dan pihak lainnya untuk memastikan faktor-faktor apa penyebab dari kecelakaan ini. Perkembangannya masih terus kami dalami,” jelasnya.

 

Benturan beruntun menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan. Beberapa korban sempat terjebak di dalam kendaraan dan harus dievakuasi petugas gabungan.

 

Polisi masih melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa kondisi dan kelaikan truk boks Isuzu yang diduga menjadi pemicu kecelakaan. Arus lalu lintas Cianjur menuju Bogor maupun sebaliknya sempat mengalami kemacetan akibat kecelakaan tersebut.

 

Kepolisian mengimbau pengguna jalan yang melintas di jalur Puncak-Cianjur meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi ruas jalan menurun. Pengemudi juga diminta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan menjaga jarak aman.

 

“Kami mengimbau kepada pengguna jalan, khususnya di jalur Puncak, untuk selalu berhati-hati dan waspada, mengikuti arahan petugas, serta menyesuaikan kondisi kendaraan dan menjaga jarak aman,” pungkasnya.an beruntun lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Puncak-Cianjur, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (21/8/2026) malam. Akibatnya dua orang meninggal dunia dan sembilan lainnya luka-luka.

 

Kecelakaan melibatkan satu truk boks Isuzu, Suzuki Ertiga, Toyota Avanza, serta dua sepeda motor. Seluruh korban telah dievakuasi tim gabungan untuk mendapatkan penanganan medis dan pendataan.

 

Kanit Gakum Polres Cianjur Ipda Ahmad Prio Gunawan mengatakan, kecelakaan bermula saat truk boks Isuzu yang mengangkut barang kebutuhan rumah tangga melaju dari arah Bogor menuju Cianjur.

 

Saat melintasi ruas jalan yang menurun, truk tersebut diduga mengalami kendala teknis hingga menabrak sejumlah kendaraan yang melaju dari arah berlawanan.

 “Alhamdulillah, tim gabungan beserta rekan-rekan ambulans sudah melakukan evakuasi korban ke rumah sakit,” ujarnya.

 

Menurutnya, dua korban meninggal dunia merupakan pengemudi dan penumpang Toyota Avanza. Sembilan korban lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

 

“Untuk korban luka ada sekitar sembilan, baik dari kendaraan roda dua maupun kendaraan lainnya,” katanya.

 

Polisi belum dapat memastikan penyebab kecelakaan, termasuk dugaan truk mengalami rem blong. Petugas menggandeng Dinas Perhubungan serta unsur terkait untuk memeriksa kendaraan dan memastikan faktor penyebab kecelakaan.

 

“Untuk sampai saat ini kami masih menggandeng rekan-rekan Dishub dan pihak lainnya untuk memastikan faktor-faktor apa penyebab dari kecelakaan ini. Perkembangannya masih terus kami dalami,” jelasnya.

 

Benturan beruntun menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan. Beberapa korban sempat terjebak di dalam kendaraan dan harus dievakuasi petugas gabungan.

 

Polisi masih melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa kondisi dan kelaikan truk boks Isuzu yang diduga menjadi pemicu kecelakaan. Arus lalu lintas Cianjur menuju Bogor maupun sebaliknya sempat mengalami kemacetan akibat kecelakaan tersebut.

 

Kepolisian mengimbau pengguna jalan yang melintas di jalur Puncak-Cianjur meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi ruas jalan menurun. Pengemudi juga diminta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan menjaga jarak aman.

 

“Kami mengimbau kepada pengguna jalan, khususnya di jalur Puncak, untuk selalu berhati-hati dan waspada, mengikuti arahan petugas, serta menyesuaikan kondisi kendaraan dan menjaga jarak aman,” pungkasnya.