Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyampaikan belasungkawa dan solidaritas mendalam kepada pemimpin, pemerintah, dan rakyat Indonesia -->

Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyampaikan belasungkawa dan solidaritas mendalam kepada pemimpin, pemerintah, dan rakyat Indonesia

Minggu, 16 Agustus 2026

 

Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyampaikan belasungkawa dan solidaritas mendalam kepada pemimpin, pemerintah, dan rakyat Indonesia setelah gempa besar magnitudo 7,7 melanda Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).

 


Gempa tersebut menyebabkan puluhan korban meninggal dan luka-luka serta kerusakan pada tempat tinggal, infrastruktur, dan sejumlah bangunan.

 

Palestina berharap personel tim pencarian dan penyelamatan bersama otoritas terkait berhasil menyelamatkan korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan. Upaya penyelamatan korban dan mitigasi dampak bencana juga diharapkan terus dilakukan.

 

Kementerian Luar Negeri Palestina menegaskan solidaritas penuh Palestina kepada Indonesia dalam menghadapi masa sulit akibat bencana tersebut.

 

Palestina juga menyatakan keyakinan Indonesia mampu menghadapi bencana dan mengatasi berbagai dampak yang ditimbulkannya sesegera mungkin.

 

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 47 warga meninggal dunia dan ratusan rumah rusak akibat gempa di NTT, berdasarkan data sementara hingga pukul 18.48 WIB.

 

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan, sebaran korban meninggal dunia teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 24 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka tiga orang, Ngada satu orang, dan Ende satu orang.

 

“Selain korban meninggal dunia, petugas mengevakuasi dan memberikan perawatan medis kepada korban luka-luka,” kata Berton.

 

Data sementara BNPB hingga pukul 17.00 WIB menyebutkan, sebanyak 157 rumah rusak berat, 41 rusak sedang, dan 148 rusak ringan akibat gempa di NTT. Kerusakan juga terjadi pada sejumlah fasilitas umum, yakni 87 fasilitas pendidikan, 18 fasilitas kesehatan, lima tempat ibadah, enam kantor, dan sejumlah fasilitas umum lainnya.