Sebanyak 7.000 personel gabungan TNI-Polri dan pemerintah
daerah disiagakan untuk mengamankan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan
Republik Indonesia di Tanah Papua.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito
mengatakan ribuan personel tersebut akan ditempatkan di wilayah hukum Polda
Papua yang mencakup tiga provinsi dan 21 kabupaten/kota.
“Wilayah hukum Polda
Papua meliputi Provinsi Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan,” kata Cahyo
kepada Antara, Jumat (14/8/2026).
Pengerahan ribuan personel dilakukan untuk memastikan
seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI dapat berlangsung aman dan kondusif.
Selain menyiagakan personel di sejumlah titik, aparat
gabungan juga meningkatkan kegiatan patroli untuk memberikan rasa aman kepada
masyarakat selama momentum perayaan kemerdekaan.
Cahyo mengatakan personel TNI-Polri bersama pemerintah
daerah akan terus memantau situasi keamanan di berbagai wilayah.
Polda Papua juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah
percaya terhadap informasi atau isu yang beredar di tengah masyarakat, terutama
informasi yang berpotensi memicu keresahan. Masyarakat diminta tidak mudah
terpancing dan tetap menjaga situasi keamanan bersama. Aparat TNI-Polri, kata
Cahyo, akan terus berupaya memberikan pengamanan secara maksimal.
“Secara keseluruhan,
situasi keamanan di wilayah hukum Polda Papua relatif kondusif, namun anggota
tetap diminta untuk waspada dan siaga,” ujarnya.
Patroli dan Razia Ditingkatkan
Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, jajaran
Polda Papua juga menjalankan kegiatan rutin kepolisian yang ditingkatkan.
Kegiatan tersebut mencakup patroli serta razia di sejumlah wilayah sebagai
bagian dari langkah preventif selama rangkaian peringatan HUT ke-81 RI.
Cahyo berharap kesiapsiagaan aparat yang didukung pemerintah
daerah dan masyarakat dapat menjaga perayaan Hari Kemerdekaan di Tanah Papua
tetap berlangsung aman.
“Mudah-mudahan dengan kesiapsiagaan personel TNI-Polri dan
pemda yang dibantu masyarakat maka peringatan HUT RI ke-81 berlangsung aman,”
katanya.