DRadioQu.com, PESAWARAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pesawaran memastikan tim laboratorium dari Pemerintah Provinsi Lampung dijadwalkan turun ke kawasan Sungai Way Ratai pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB untuk melakukan pengambilan sampel air.
Langkah ini menjadi perhatian publik mengingat pencemaran air diduga dipicu oleh aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan hulu sungai.
Kepastian jadwal tersebut disampaikan Kepala DLH Kabupaten Pesawaran, Linda, melalui pesan tertulis kepada media. Ia menjelaskan, tim laboratorium sedianya dijadwalkan turun pada Senin mendatang. Namun, untuk mempercepat penanganan dan mencegah penundaan akibat keterbatasan kendaraan operasional tim provinsi, DLH Pesawaran berinisiatif memfasilitasi penjemputan langsung.
"Alhamdulillah besok tim uji lab air sungai dari provinsi akan turun sekitar jam 10 pagi di Way Ratai. Mereka kami yang jemput, dikarenakan rencana awal turun di hari Senin terkendala kendaraan operasional yang sedang dipakai ke luar kota. Kami menawarkan penjemputan hari Jumat agar tidak terlalu lama menunggu," ujar Linda, Kamis (6/8/2026).
Pengambilan sampel air ini merupakan tindak lanjut atas laporan warga yang mengkhawatirkan dampak kerusakan lingkungan serta potensi bahaya zat kimia berbahaya terhadap ekosistem dan kesehatan masyarakat di sepanjang aliran Sungai Way Ratai.
Inisiatif percepatan yang dilakukan DLH Pesawaran kini menempatkan transparansi dan ketepatan prosedur sebagai fokus utama. Masyarakat berharap penanganan kasus ini dilakukan secara independen, profesional, dan objektif tanpa ada keberpihakan.
Hasil pengujian laboratorium mendatang diharapkan dibuka secara transparan kepada publik sebagai landasan hukum untuk penindakan tegas terhadap aktivitas tambang ilegal di hulu sungai sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Tim)