Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok mengamankan seorang pria
berinisial AR (29) yang diduga hendak melakukan aksi pencurian kendaraan
bermotor (curanmor) menggunakan senjata tajam di di kawasan Sunter Jaya,
Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu dini hari.
“Pelaku yang membekali diri dengan senjata tajam jenis
celurit tersebut ditangkap warga dan pihak kepolisian ,” kata Kanit Reskrim
Polsek Tanjung Priok Handam Samudro di Jakarta, Minggu.
Ia mengatakan pelaku berinisial AR (29) merupakan buruh
harian lepas yang berdomisili di kawasan Sunter Jaya. Aksi percobaan pencurian
tersebut berawal sekitar pukul 01.30 WIB. Terduga pelaku yang beraksi bersama
tiga rekannya menyasar kendaraan bermotor yang terparkir di depan Ruko Martabak
Djuara, Jalan Sunter Kemayoran.
Menurut dia aksi komplotan ini gagal setelah dipergoki oleh
penjaga ruko yang langsung mengambil tindakan tegas. Saat hendak melakukan
aksinya, penjaga ruko memergoki para pelaku. Lalu penjaga ruko sempat menendang
sepeda motor pelaku sambil berteriak.
Teriakan tersebut memancing perhatian warga sekitar yang
langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Warga setempat juga dengan
cepat menghubungi call center 110 untuk melaporkan kejadian tersebut.
Menerima laporan warga, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Reskrim
Polsek Tanjung Priok segera meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dalam
proses pengejaran, salah satu pelaku berinisial AR jatuh dari sepeda motornya
dan berhasil diringkus di lokasi. Sementara itu, tiga pelaku lainnya berhasil
melarikan diri dan masih dalam pengejaran petugas.
Dari tangan pelaku AR, polisi berhasil menyita sejumlah
barang bukti yang digunakan untuk menjalankan aksi kejahatannya seperti senjata
tajam jenis celurit, kunci T, linggis dan obeng.
Ia mengatakan tidak ada korban jiwa maupun kerugian
materiil dalam peristiwa percobaan pencurian ini.
“Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di
Mapolsek Tanjung Priok guna proses penyidikan lebih lanjut serta pengembangan
untuk memburu pelaku lainnya yang melarikan diri,” kata dia.