Jembatan Baru di Argopeni Ambrol Diterjang Banjir, Publik Curiga Ada yang Tak Beres -->

Jembatan Baru di Argopeni Ambrol Diterjang Banjir, Publik Curiga Ada yang Tak Beres

Minggu, 27 September 2026

Foto Dokumentasi Redaksi 
Dradioqu.com Tanggamus— Jembatan yang berada di Dusun Argorejo, Pekon Argopeni, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan ambrol setelah diterjang banjir pada Selasa dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Jembatan tersebut diketahui dibangun pada tahun 2025. Kerusakan yang terjadi menimbulkan perhatian masyarakat, terutama terkait kondisi konstruksi jembatan yang dinilai masih relatif baru


Pasca-kejadian, muncul sorotan mengenai daya tahan serta struktur bangunan jembatan tersebut. Sejumlah pihak meminta agar kondisi jembatan diperiksa secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab ambrolnya bangunan, termasuk apakah faktor debit dan arus banjir menjadi penyebab utama atau terdapat faktor lain yang berkaitan dengan konstruksi.


LSM Trinusa DPC Tanggamus turut menyoroti kejadian tersebut. Lembaga tersebut meminta Inspektorat Kabupaten Tanggamus turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan audit terhadap pembangunan jembatan yang dikerjakan pada 2025 itu


Menurut LSM Trinusa DPC Tanggamus, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara pelaksanaan pembangunan di lapangan dengan rencana anggaran biaya (RAB), spesifikasi teknis, serta ketentuan pekerjaan konstruksi yang berlaku.


"Kami meminta Inspektorat turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan audit terhadap pembangunan jembatan tersebut. Hal ini penting untuk mengetahui apakah pelaksanaan pekerjaan sudah sesuai dengan RAB dan spesifikasi teknis yang ditetapkan," ujar perwakilan LSM Trinusa DPC Tanggamus.


Namun, dugaan adanya ketidaksesuaian dalam pembangunan jembatan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan teknis dan audit oleh pihak yang berwenang. Hingga saat ini, penyebab pasti ambrolnya jembatan belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan kondisi kerusakan di lapangan.


Selain aspek konstruksi, intensitas banjir dan derasnya arus air juga menjadi faktor yang perlu diperiksa. Pemeriksaan teknis nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi fondasi, struktur bawah jembatan, kekuatan material, sistem pengamanan terhadap gerusan air, serta kesesuaian pembangunan dengan desain dan spesifikasi yang telah ditetapkan.


Ambrolnya jembatan tersebut juga berdampak terhadap aktivitas masyarakat di Dusun Argorejo. Salah seorang warga mengatakan kerusakan jembatan menghambat mobilitas masyarakat, khususnya warga yang menjalankan aktivitas pertanian.


Menurut warga, akses jembatan memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan sehari-hari, termasuk mobilitas menuju lahan pertanian dan pengangkutan hasil pertanian.


"Kondisi ini tentu menghambat aktivitas warga, terutama masyarakat yang bekerja di sektor pertanian. Kami berharap akses tersebut segera mendapatkan penanganan," kata warga tersebut.


Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan penanganan terhadap jembatan yang rusak sekaligus memastikan keamanan akses bagi warga.


Di sisi lain, pemeriksaan terhadap jembatan juga dinilai penting agar penyebab kerusakan dapat diketahui secara objektif. Jika ditemukan adanya persoalan dalam pelaksanaan pembangunan, hasil audit dapat menjadi dasar bagi pemerintah untuk mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku. (Red)