Meneladani Akhlak Rasulullah, Warga Tanjung Jati Pererat Tali Silaturahmi dalam Peringatan Maulid Nabi 1448 H -->

Meneladani Akhlak Rasulullah, Warga Tanjung Jati Pererat Tali Silaturahmi dalam Peringatan Maulid Nabi 1448 H

Rabu, 02 September 2026


DRadioQu.com, PESAWARAN — Dalam suasana yang penuh khidmat dan kehangatan spiritual, Mushalla Nurul Islam Tanjung Jati Atas, Desa Kedondong, Kabupaten Pesawaran, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H pada Rabu (02/09/2026). Acara peringatan hari lahir Agung Sang Baginda ini menjadi momentum berharga untuk mempererat ukhuwah islamiyah antarwarga.

Suasana kebersamaan kian terasa dengan hadirnya ratusan jamaah Majelis Taklim dari berbagai desa tetangga, seperti Desa Tempel Rejo, Sinar Harapan, hingga Sukamaju, yang berbondong-bondong memadati area mushalla.


Perwakilan Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Novizul, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan bahwa esensi utama dari peringatan Maulid adalah memupuk kembali rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

"Momen ini menjadi sarana untuk memperkuat cinta kita kepada Rasulullah SAW, sehingga iman di dalam dada semakin meningkat. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan mendukung penuh kegiatan ini. Antusiasme para jamaah sungguh sangat luar biasa," ujar Novizul.


Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Kedondong, M. Fadli, S., dalam sambutannya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa mengagungkan nama Rasulullah melalui pembacaan selawat dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap keberkahan Maulid dapat memancar bagi seluruh warga desa.

"Melalui peringatan Maulid ini, kita berharap iman kita semakin teguh dan tangguh. Semoga dengan fadilah mengagungkan Baginda Nabi, kita semua mendapatkan syafaat Beliau di hari akhir kelak," tutur Fadli.

Di samping pesan keagamaan, Fadli juga memanfaatkannya untuk mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan dan partisipasi warga dalam agenda daerah yang akan datang. Ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak pada pemilihan Badan Permusyawarahan Desa (BPD) yang dijadwalkan berlangsung pada 14 September 2026 mendatang.

Pesan Akhlakul Karimah dalam Tausiah
Puncak acara diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Awaluddin dari Desa Pesawaran. Dalam tausiahnya yang menyejukkan hati, ia menyoroti pentingnya meneladani akhlakul karimah (akhlak terpuji) Nabi Muhammad SAW sebagai fondasi utama beragama dan bermasyarakat.

Ustadz Awaluddin mengingatkan jamaah betapa indahnya sifat welas asih yang dimiliki Rasulullah, yang tak pernah menyimpan penderitaan atau dendam kepada siapa pun.

"Salah satu teladan agung dari Nabi Muhammad SAW adalah beliau tidak pernah mendoakan keburukan bagi siapa pun, terlebih lagi bagi umatnya. Sifat pemaaf dan kelembutan hati inilah yang harus kita bumi-kan dalam interaksi kita sehari-hari," pesan Ustadz Awaluddin di hadapan para jamaah.

Rangkaian acara peringatan Maulid Nabi Habaib dan ulama ini ditutup dengan doa bersama, memohon keselamatan, kedamaian, serta keberkahan bagi masyarakat Desa Kedondong dan Kabupaten Pesawaran secara keseluruhan. (Brm)