PSSI resmi menjalin kerja sama dengan raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, untuk memperkuat sistem pembinaan sepak bola Indonesia. Kolaborasi tersebut akan berfokus pada pengembangan pemain -->

PSSI resmi menjalin kerja sama dengan raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, untuk memperkuat sistem pembinaan sepak bola Indonesia. Kolaborasi tersebut akan berfokus pada pengembangan pemain

Minggu, 13 September 2026

 

PSSI resmi menjalin kerja sama dengan raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, untuk memperkuat sistem pembinaan sepak bola Indonesia. Kolaborasi tersebut akan berfokus pada pengembangan pemain serta peningkatan kualitas pelatih dengan mengadaptasi filosofi pembinaan Ajax.

 


Melalui kerja sama ini, PSSI dan Ajax berencana menjalankan program berskala nasional yang memberikan kesempatan kepada pesepak bola Indonesia untuk berkembang menggunakan metode pembinaan klub asal Amsterdam tersebut.

 

Dikutip dari Flashscore, Sabtu (12/9/2026), Ajax juga akan membantu meningkatkan kualitas pelatih di Indonesia dengan melibatkan tenaga pelatih serta tenaga profesional yang memiliki keahlian dalam sistem pembinaan klub tersebut.

 

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia menilai Indonesia masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah dalam pembangunan sistem pembinaan pemain usia muda.

 

"Sepak bola adalah olahraga paling populer di Indonesia, tetapi kami harus mengakui masih menghadapi tantangan dalam sistem pengembangan pemain muda. Kami ingin terus belajar dan mengadaptasi sistem yang berhasil diterapkan di Belanda," kata Erick.

 

Menurutnya, Ajax menjadi mitra strategis karena memiliki rekam jejak panjang dalam melahirkan pemain-pemain berkualitas melalui sistem akademi mereka.

 

"Kami bangga menjalin kerja sama dengan Ajax, klub besar dengan filosofi pengembangan yang telah teruji dan memiliki hubungan sejarah khusus dengan Indonesia," ujarnya.

 

Erick berharap pengetahuan dan pengalaman Ajax dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelatih sekaligus pembinaan talenta sepak bola Indonesia.

 

"Melalui pengetahuan dan pengalaman Ajax, kami dapat mengambil langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelatih dan talenta sepak bola di Indonesia," katanya.

 

Potensi Besar Indonesia

CEO Ajax Menno Geelen mengatakan kolaborasi dengan PSSI sejalan dengan ambisi klub untuk mempertahankan reputasi sebagai salah satu institusi pengembangan pemain terbaik dunia.

 

Ajax ingin membagikan sistem serta keahlian pembinaan mereka ke sejumlah negara yang dinilai mempunyai potensi besar dalam pengembangan sepak bola.

 

"Kami ingin mempertahankan posisi sebagai salah satu organisasi pengembangan talenta terbaik di dunia dan membagikan pengetahuan kami di pasar yang relevan," kata Geelen.

 

Menurutnya, Indonesia merupakan salah satu negara yang menarik perhatian Ajax karena mempunyai jumlah penduduk besar serta antusiasme tinggi terhadap sepak bola.

 

"Indonesia adalah salah satunya, negara yang besar, memiliki potensi luar biasa, dan gairah yang sangat tinggi terhadap sepak bola," ujarnya.

 

Geelen mengatakan komunikasi Ajax dengan sepak bola Indonesia sebenarnya telah berlangsung selama beberapa tahun. Kesepakatan dengan PSSI kemudian menjadi kelanjutan dari hubungan tersebut.

 

"Kami telah berkomunikasi selama beberapa tahun dan bangga bisa membangun hubungan dengan sepak bola Indonesia serta berkontribusi terhadap perkembangan olahraga ini di negara tersebut," katanya.

 

Peran Jordi Cruyff

Kerja sama PSSI dan Ajax juga tidak terlepas dari keberadaan Jordi Cruyff yang memiliki keterkaitan dengan kedua organisasi.

 

Cruyff merupakan penasihat teknis PSSI dan saat ini juga berada dalam struktur teknis Ajax. Situs resmi Ajax mencatat Cruyff tetap memiliki peran sebagai penasihat PSSI di tengah pekerjaannya bersama klub Belanda tersebut.

 

Hubungan tersebut berpotensi membuka jalur pertukaran pengetahuan mengenai pembinaan pemain, pengembangan pelatih, hingga penerapan filosofi sepak bola yang selama ini menjadi identitas Ajax.

 

Ajax dikenal memiliki tradisi panjang dalam pembinaan pemain melalui akademinya. Klub Amsterdam tersebut juga membangun jaringan kerja sama sepak bola internasional untuk membagikan metode pengembangannya.

 

PSSI kini masuk ke dalam jaringan internasional tersebut. Ajax sebelumnya telah memiliki hubungan kerja sama dengan sejumlah klub dari berbagai negara, termasuk Gamba Osaka di Jepang, Pachuca di Meksiko, LASK Linz di Austria, serta Como 1907 di Italia.

 

Kerja sama dengan Ajax menjadi bagian dari upaya PSSI memperkuat fondasi pembinaan sepak bola Indonesia, khususnya dalam menyiapkan pelatih berkualitas dan memperluas jalur pengembangan talenta muda.

 

Erick berharap proses tersebut dapat membantu Indonesia membangun sistem pembinaan yang berkesinambungan sehingga pengembangan pemain tidak hanya bergantung pada pembentukan tim nasional, tetapi dimulai sejak level usia muda.