Riky meminta masyarakat tidak mudah mempercayai maupun
menyebarluaskan informasi, foto, atau video yang belum jelas sumber dan
kebenarannya, terutama yang berkaitan dengan identitas korban, kronologi,
maupun penyebab kejadian.
"Jangan sampai informasi yang belum terverifikasi
kemudian disebarkan kembali dan menimbulkan keresahan atau
kesalahpahaman," ujarnya.
Evakuasi dan Pemeriksaan
Polres Mukomuko menerima laporan masyarakat mengenai
penemuan jasad laki-laki di kawasan pesisir pantai Desa Rawa Bangun pada Kamis
pagi. Polsek Kota Mukomuko bersama Inafis Satuan Reserse Kriminal Polres
Mukomuko kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian
perkara (TKP).
Dalam penanganan tersebut, kepolisian bersama tim gabungan
SAR dan unsur masyarakat berkoordinasi melakukan penanganan di lokasi. Langkah
itu dilakukan untuk memastikan proses evakuasi berlangsung aman, tertib, dan
sesuai prosedur.
Personel kepolisian juga melakukan pendataan terhadap saksi,
mengamankan lokasi penemuan, serta berkoordinasi dengan pihak medis dan unsur
terkait sebelum jasad dievakuasi ke RSUD Mukomuko.
Saat ini, jenazah berada di ruang IGD/Triase RSUD Mukomuko
untuk menjalani pemeriksaan dan proses visum medis. Pemeriksaan medis dan visum
dilakukan untuk memperoleh keterangan mengenai kondisi korban sekaligus
membantu proses identifikasi dan pendalaman penyebab kematian.
Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi bagian penting dalam
penyelidikan kepolisian. Riky mengatakan, pihaknya terus mengawal seluruh
rangkaian penanganan kejadian tersebut bersama unsur terkait, mulai dari pengamanan
TKP, evakuasi, hingga pemeriksaan dan visum di RSUD Mukomuko.
Ia juga meminta masyarakat memberikan ruang kepada petugas
dan pihak keluarga selama pemeriksaan berlangsung serta tidak mengganggu proses
medis maupun penyelidikan. Masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian
tersebut diminta menyampaikannya kepada kepolisian agar dapat diverifikasi dan
ditindaklanjuti sesuai prosedur.
"Hingga saat ini, Polres Mukomuko terus mengawal proses
identifikasi, pemeriksaan medis dan penyelidikan guna memperoleh fakta yang
akurat mengenai kejadian tersebut," kata Riky.